Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Longsor Tutup Sementara Wisata Curug Malela Bandung Barat

KBB · Oleh Fikri Ramadhan ·

Kawasan wisata Curug Malela di Kabupaten Bandung Barat ditutup sementara akibat longsor akibat hujan deras. Enam titik longsor menutup akses, merusak fasilitas, tanpa korban jiwa.

Longsor Tutup Sementara Wisata Curug Malela Bandung Barat

Kawasan wisata Curug Malela di Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, harus sementara menghentikan operasionalnya akibat longsor yang dipicu oleh hujan intensitas tinggi. Keputusan penutupan diumumkan pada Rabu (29/4/2026) oleh pengelola wisata, setelah longsor terjadi pada malam hari Minggu (27/4/2026) hingga dini hari Senin berikutnya.

Latar Belakang Peristiwa Longsor

Leo Marwan, pengelola wisata Curug Malela, menjelaskan bahwa curah hujan deras yang berlangsung selama beberapa jam menyebabkan tanah di beberapa titik kawasan tidak mampu menahan beban, sehingga terjadi longsor.

"Hujan deras terjadi sejak Minggu malam hingga Senin 27 April 2026, dini hari. Akibatnya, akses menuju lokasi wisata tertutup total," kata Leo dalam wawancara dengan tim redaksi pada Rabu (29/4/2026).

Dampak Longsor terhadap Akses dan Fasilitas

Menurut keterangan Leo, terdapat enam titik longsor yang langsung menutup jalur masuk pengunjung ke Curug Malela. Material longsor yang terbawa hujan menutupi seluruh lebar jalur utama menuju lokasi wisata, membuat tidak mungkin bagi kendaraan maupun pejalan kaki untuk melewati area tersebut.

Selain menghalangi akses, longsor juga menyebabkan kerusakan pada beberapa fasilitas pendukung di kawasan wisata. Beberapa bangunan dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat tertimbun material longsor, termasuk warung makan yang ambruk dan fasilitas toilet yang hancur. Kerusakan ini tidak hanya mengganggu kenyamanan pengunjung masa depan, tetapi juga membutuhkan biaya perbaikan yang tidak kecil bagi pengelola.

Kondisi Korban dan Keselamatan Pengunjung

Yang menjadi kabar gembira, peristiwa longsor ini tidak menyebabkan korban jiwa maupun luka-luka. Leo menegaskan bahwa saat kejadian terjadi, tidak ada pengunjung maupun pengelola yang berada di area longsor.

"Alhamdulillah tidak ada korban, pemilik warung sedang tidak berada di lokasi saat kejadian," tambahnya.

Hal ini menunjukkan bahwa keselamatan tim pengelola telah menjadi prioritas utama dalam pengambilan keputusan, meskipun kerugian material masih dialami.

Rencana Tindak Lanjut dan Pembukaan Kembali

Untuk menjamin keselamatan pengunjung, pihak pengelola memutuskan untuk menutup sementara operasional wisata Curug Malela hingga kondisi lokasi dinyatakan aman. Leo menegaskan bahwa penutupan ini hanya sementara, dan pengelola akan terus memantau kondisi kawasan serta melakukan pembersihan dan perbaikan segera setelah aman.

"Operasional wisata kami tutup dulu sampai jalur benar-benar aman untuk dilalui pengunjung," pungkasnya.

Penutupan sementara Curug Malela tentu akan berdampak pada industri wisata lokal di Kabupaten Bandung Barat, terutama bagi pengusaha kecil seperti pedagang di sekitar kawasan wisata. Namun, pengelola menekankan bahwa keselamatan adalah prioritas utama dan tidak boleh dipertaruhkan. Pengunjung yang berencana berkunjung di masa mendatang diimbau untuk memantau update terbaru dari pengelola wisata sebelum berangkat.