Kontes Domba Garut Bandung Resmi Digelar Rutin Setiap Bulan
Bandung kini miliki arena pamandangan baru untuk kontes domba garut, hasil kolaborasi DKPP dan HPDKI. Gelaran pertama resmi dibuka 5 Juli dengan ratusan peternak hadir. Kontes dirancang rutin tiap bulan.

Arena Pamandangan Jadi Wadah Baru Pelestarian Budaya Sunda
Kota Bandung kini memiliki langkah strategis dalam menjaga kelestarian budaya lokal. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) resmi menghadirkan arena pamandangan sebagai wadah sarana presentasi berbagai kreasi ternak.
Arena ini terletak di Pamjangan Synergy Arena, Jalan Cilengkrang I, Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung. Keberadaannya menjadi kabar gembira bagi para peternak domba garut di wilayah Bandung dan sekitarnya.
Baca Juga: Gudang Peralatan di Katapang Terbakar 4 Jam 28 Menit, Aktivitas Pabrik Sekitar Terdampak
Kolaborasi Strategis DKPP dan HPDKI
Kehadiran arena pamandangan ini tidak terlepas dari dukungan penuh HPDKI Kota Bandung. Kolaborasi ini mencakup penyediaan fasilitas yang memadai, regulasi acara, tim juri penilaian yang adil, serta pembinaan bagi para peternak agar domba garut yang ditampilkan memiliki kualitas unggulan dan genetik yang terjaga.
Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, menjelaskan bahwa kolaborasi ini menjadi landasan kuat dalam mensukseskan berbagai gelaran di masa mendatang. Fungsi kawasan ini tidak hanya sebagai arena kontes, tetapi juga sebagai fasilitas presentasi berbagai kekayaan hewan ternak dan peliharaan di Kota Bandung yang memiliki keunikan tersendiri.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Luncurkan Program PEKA di Bandung Bidik 1.426 Penerima Manfaat jadi Produktif
"Ajang ini bukan sekadar hiburan rakyat, melainkan wadah strategis untuk menjaga kelestarian budaya Sunda sekaligus meningkatkan kualitas dan nilai ekonomi para peternak melalui standardisasi ketangkasan yang aman dan terukur," jelas Gin Gin.
Kontes Pertama Angkat Tema Seni Ketangkasan Domba Garut
Untuk membuka arena pamandangan ini, DKPP bersama HPDKI Kota Bandung menyelenggarkan kontes seni ketangkasan domba garut. Gelaran ini resmi dibuka pada Minggu, 5 Juli 2025, dalam sebuah acara meriah yang dipusatkan di Pamjangan Synergy Arena.
Hadir ratusan peternak yang biasa disebut pamilon dan komunitas pencinta domba garut atau bobaroh. Suasana meriah dengan riuh rendah suara gamelan dan pencak silat langsung membakar semangat para peserta begitu domba-domba tangguh dengan tanduk khas yang kekar mulai memasuki arena.
Transformasi Stigma dari Adu Domba Menuju Pertunjukan Profesional
Salah satu hal penting yang diangkat dalam gelaran ini adalah perubahan paradigma. Pemerintah Kota Bandung melalui DKPP berkomitmen untuk mengubah stigma adu domba masa lalu menjadi sebuah pertunjukan seni budaya yang profesional.
Aspek animal welfare atau kesejahteraan hewan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaran kontes. Setiap domba yang tampil harus memenuhi standar kesehatan dan keindahan yang terukur, menjunjung tinggi kesejahteraan hewan.
Dampak Ekonomi bagi Peternak dan UMKM
Pemkot Bandung memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran kolaborasi ini. Keberadaan gelaran berkala dianggap efektif dalam menggerakkan roda ekonomi hilir.
Berbagai sektor turut merasakan dampaknya:
- Sektor peternakan - Peningkatan kualitas domba garut melalui seleksi dan breeding terprogram
- Industri pakan - Permintaan pakan berkualitas untuk mendukung kondisi optimal domba kontes
- UMKM sekitar - Peluang pemasaran bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang berjualan di area sekitar lokasi acara
Rencana Pelaksanaan Rutin Setiap Bulan
Kontes seni ketangkasan domba garut ini direncanakan akan diselenggarakan secara rutin setiap bulannya. Berbagai hadiah menarik tersedia bagi para pemenang di beberapa kategori kelas yang dipertandingkan.
Kompetisi ini menjadi pemacu semangat para peternak untuk berprestasi dan tampil sebagai juara. Mereka berlomba menghadirkan domba-domba dengan kualitas terbaik, mulai dari postur tubuh, kekar tanduk, hingga gerakan ketangkasan yang memukau.
Domba Garut sebagai Identitas Budaya Sunda
Domba garut memiliki kedudukan khusus dalam budaya Sunda. Keunikan ras ini terletak pada karakteristik fisik dan sifat-sifatnya yang khas. Melalui gelaran kontes seperti ini, masyarakat dapat lebih mengenal dan menghargai kekayaan genetik ternak lokal.
Kesadaran untuk melestarikan dan mengembangkan domba garut menjadi tanggung jawab bersama. Dengan demikian, identitas budaya Sunda dapat terus terjaga dan berkembang di tengah arus modernisasi.
Informasi lengkap mengenai pendaftaran, jadwal, dan kategori kontes dapat dipantau melalui saluran resmi DKPP Kota Bandung dan HPDKI Kota Bandung.