Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Kisah Sukses 23 Juta Nasabah Ultra Mikro: PNM Raih Predikat Terpercaya 2025

Jabar · Oleh · · Diperbarui 14 Agustus 2026

Survei INDEKSTAT 2025 menunjukkan pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar naik Rp875 ribu menjadi Rp2,9 juta per bulan. PNM meraih penghargaan Indonesia Most Trusted Companies 2025 berkat penerapan Good Corporate Governance yang konsisten di seluruh lini organisasi.

Kisah Sukses 23 Juta Nasabah Ultra Mikro: PNM Raih Predikat Terpercaya 2025

Tata kelola perusahaan menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan pelaku usaha ultra mikro di Indonesia. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) membuktikan hal tersebut melalui pencapaian signifikan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat prasejahtera.

Survei INDEKSTAT 2025 Ungkap Lonjakan Pendapatan Nasabah

Hasil Survei INDEKSTAT 2025 menunjukkan peningkatan pendapatan bersih yang nyata bagi ribuan pelaku usaha ultra mikro yang menjadi nasabah PNM Mekaar. Rata-rata pendapatan naik dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulannya.

Baca Juga: Relawan Tunas Prabowo 08 siap kawal pemerintahan Prabowo-Gibran dengan kritik konstruktif

Selain peningkatan pendapatan, kemampuan pengembangan usaha juga mengalami pertumbuhan yang menggembirakan. Nearly 29 persen peningkatan terlihat pada aspek pengembangan usaha yang menunjukkan dampak positif program pemberdayaan terhadap keberlanjutan bisnispara nasabah.

PNM Raih Indonesia Most Trusted Companies 2025

Pengakuan terhadap penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) semakin memperkuat posisi PNM di industri pembiayaan mikro. Perusahaan meraih penghargaan Indonesia Most Trusted Companies dalam ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award 2025 yang diselenggarakan SWA Media.

Baca Juga: Wanita Diserang Pria Tak Dikenal di Parkir Apotek Cimahi, Luka Memar dan Tidak Melapor

"Bagi PNM, tata kelola yang baik bukan hanya soal aturan yang harus dipenuhi, tetapi tentang menjaga kepercayaan."

Penghargaan ini menjadi bentuk nyata pengakuan atas komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip GCG demi mendukung layanan kepada 23,3 juta nasabah perempuan prasejahtera di seluruh Indonesia.

Penerapan GCG Menembus Lini Operasional

PNM menyatakan penerapan tata kelola tidak berhenti pada tingkat kebijakan perusahaan, melainkan dijalankan hingga lini operasional. Prinsip tersebut diterapkan secara menyeluruh mulai dari:

Menurut perusahaan, budaya kepatuhan menjadi bagian penting dalam memastikan proses bisnis berjalan secara transparan dan akuntabel. Pendekatan ini dinilai mendukung keberlanjutan layanan bagi pelaku usaha ultra mikro.

Mekanisme Pengawasan Berlapis untuk Jaga Integritas

Sebagai bagian dari penerapan GCG, PNM mengembangkan sejumlah mekanisme pengawasan untuk mencegah pelanggaran dalam proses bisnis:

Pada setiap pertemuan kelompok, Account Officer menyampaikan komitmen untuk menjalankan tugas secara jujur, menjaga amanah, tidak menyalahgunakan dana nasabah, serta tidak menerima imbalan dalam bentuk apa pun.

Komitmen Konsistensi untuk Masa Depan

Direktur Utama PNM, Kindaris, menekankan bahwa tata kelola perusahaan merupakan fondasi untuk menjaga kepercayaan yang telah dibangun bersama para nasabah.

"Setiap insan PNM, dari kantor pusat hingga lapangan, memiliki peran untuk memastikan proses bisnis berjalan dengan benar, transparan, dan membawa manfaat bagi nasabah. Karena pelayanan yang baik harus dimulai dari cara kerja yang bertanggung jawab."

Predikat Indonesia Most Trusted Companies disebut menjadi pengingat bahwa skala layanan yang besar harus diimbangi dengan budaya kepatuhan yang diterapkan secara konsisten di seluruh lini organisasi. PNM berharap penerapan tata kelola yang konsisten dapat terus mendukung pemberdayaan pelaku usaha ultra mikro sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang diberikan.

Dengan sistem yang akuntabel, perusahaan berharap layanan dapat terus berkembang tanpa mengabaikan prinsip integritas demi kebermanfaatan jangka panjang bagi jutaan keluarga Indonesia.