Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Kecelakaan Maut di Majalengka: 3 Tewas Termasuk Dua Balita

Jabar · Oleh Rizky Maulana ·

Kecelakaan maut di Majalengka malam 23 Maret 2026 menewaskan 3 orang termasuk dua balita. Korban dibawa ke dua rumah sakit setempat, dengan sebagian korban luka berat yang dirujuk ke fasilitas lain.

Kecelakaan Maut di Majalengka: 3 Tewas Termasuk Dua Balita

Kecelakaan maut terjadi di wilayah Jahim, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka pada Senin malam, 23 Maret 2026. Insiden ini menewaskan tiga orang, termasuk dua balita, serta meninggalkan sejumlah korban lain dengan luka-luka ringan maupun berat. Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi pasti insiden tersebut.

Lokasi dan Detail Awal Insiden

Lokasi insiden berada di jalur yang menghubungkan Majalengka dengan wilayah sekitarnya, menurut informasi dari saksi mata yang tidak ingin disebutkan namanya. Kendaraan terlibat dalam kecelakaan adalah Isuzu Elf microbus dengan nomor polisi Z-7012-CN, yang saat itu membawa sejumlah penumpang dari Kabupaten Karawang.

Data Korban Meninggal dan Luka-luka

Ketiga korban meninggal dunia merupakan penumpang dan pengemudi kendaraan Isuzu Elf microbus tersebut. Seluruh korban diketahui berasal dari Kabupaten Karawang, dengan dua di antaranya masih berusia balita. Sayangnya, identitas lengkap ketiga korban belum diumumkan oleh pihak berwenang.

Selain tiga korban yang meninggal, sejumlah korban luka-luka juga diterima di dua rumah sakit setempat: RSUD Majalengka dan RSUD Talaga.

Penanganan Medis di Rumah Sakit Setempat

Direktur RSUD Majalengka, Egga Bramasta Akidapi, membenarkan adanya tiga korban yang dievakuasi ke fasilitas tersebut dengan status DOA (meninggal dunia saat tiba). Ia menyatakan, tim medis telah berusaha melakukan upaya penyelamatan namun tidak berhasil.

"Benar ada tiga korban yang dievakuasi ke RSUD Majalengka dengan status DOA (meninggal dunia saat tiba)," kata dia.

Sementara itu, Direktur RSUD Talaga, Gita Parameswara Putri, menjelaskan bahwa tujuh korban luka-luka tiba di rumah sakit sekitar tengah malam, dibawa menggunakan mobil bak dan mobil polisi.

"Pasien datang sekitar lewat tengah malam, dibawa menggunakan mobil bak dan mobil polisi," ujar dia.

Dari tujuh korban tersebut, enam di antaranya harus dirujuk ke rumah sakit lain untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Mayoritas korban mengalami luka berat, terutama fraktur atau patah tulang yang membutuhkan fasilitas medis yang lebih lengkap.

"Yang dirujuk sebagian besar karena fraktur dan memerlukan penanganan lebih lanjut," jelas dia.

Saat ini, tidak ada lagi korban kecelakaan yang dirawat di RSUD Talaga. Satu pasien yang tidak dirujuk telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan medis sederhana.

Status Penyelidikan

Hingga saat ini, pihak kepolisian yang menangani kasus ini belum mengeluarkan keterangan resmi terkait kronologi kecelakaan ini. Belum ada informasi mengenai faktor apa yang menyebabkan insiden ini terjadi, termasuk apakah ada faktor kelelahan, kondisi cuaca, atau kerusakan kendaraan yang menjadi penyebab kecelakaan.