KAI Daop3 Cirebon: Layanan KA Bantu Wisatawan Libur Lebaran
PT KAI Daop3 Cirebon menyatakan layanan kereta api membantu mobilitas wisatawan libur Lebaran 2026 dengan praktis, menghubungkan stasiun ke destinasi wisata populer Cirebon.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 3 Cirebon, Jawa Barat, menegaskan bahwa layanan kereta api menjadi solusi mobilitas praktis dan efisien bagi wisatawan yang berlibur ke Kota Cirebon, terutama selama periode libur Lebaran 2026. Keberadaan dua stasiun utama di pusat kota menjadi pintu masuk utama yang memudahkan turis menjangkau berbagai destinasi wisata tanpa kesulitan.
Peran Strategis Stasiun Sebagai Pintu Masuk Wisata Cirebon
Manager Humas KAI Daop3 Cirebon Muhibbuddin menjelaskan bahwa Stasiun Cirebon dan Stasiun Cirebon Prujakan terletak di lokasi strategis di pusat kota, sehingga wisatawan dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan menggunakan berbagai moda transportasi lokal seperti becak, ojek, angkutan kota, maupun kendaraan sewa.
"Lokasi dari kedua stasiun tersebut berada di pusat kota sehingga memungkinkan wisatawan melanjutkan perjalanan dengan mudah menggunakan becak, ojek, angkutan kota, maupun kendaraan sewa," ujar Muhibbuddin saat dikonfirmasi di Cirebon, Kamis.
Menurut dia, kemudahan akses ini membuat layanan KA menjadi pilihan favorit masyarakat selama libur akhir pekan, libur panjang, maupun liburan sekolah. Sebagian besar wisatawan memilih kereta api karena dapat menghemat waktu dan biaya perjalanan, serta terhindar dari kemacetan lalu lintas di jalur wisata.
Destinasi Wisata Populer yang Mudah Diakses dari Stasiun
Muhibbuddin menambahkan bahwa sejumlah destinasi wisata unggulan di Kota Cirebon dapat dijangkau dalam waktu kurang dari 15 menit dari stasiun, sehingga memberikan kenyamanan ekstra bagi pengunjung. Beberapa destinasi yang dimaksud antara lain:
- Keraton Kasepuhan: Berjarak sekitar 2 km dari Stasiun Cirebon, dapat ditempuh dalam waktu 5-10 menit.
- Keraton Kanoman: Terletak sekitar 2,5 km dari Stasiun Cirebon Prujakan, dengan waktu tempuh sekitar 10-15 menit.
- Taman Air Goa Sunyaragi: Dapat dicapai dalam waktu sekitar 10-15 menit dari stasiun terdekat.
- Pantai Kejawanan: Hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit perjalanan dari stasiun.
Setiap destinasi ini menawarkan daya tarik unik, mulai dari warisan budaya kerajaan hingga pemandangan alam dan wisata air, sehingga menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dampak Konektivitas Transportasi Terhadap Kunjungan Wisatawan
Konektivitas yang baik antara stasiun dan destinasi wisata diyakini dapat mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Cirebon. Hal ini sejalan dengan data dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon, yang mencatat sebanyak 44.895 wisatawan mengunjungi enam destinasi wisata utama selama periode libur Lebaran 2026 pada 16-25 Maret.
Kepala Disbudpar Kota Cirebon Agus Sukmanjaya menyatakan bahwa mayoritas wisatawan yang datang selama periode libur tersebut merupakan wisatawan domestik. Ia menambahkan bahwa kemudahan akses transportasi, termasuk layanan kereta api, turut membantu pergerakan masyarakat luar daerah untuk berlibur di Kota Cirebon.
"Jadi akses menuju Kota Cirebon sudah sangat bagus. Sehingga banyak wisatawan memilih berwisata di kota ini selama periode liburan," kata Agus Sukmanjaya.
Menurut Agus, keberadaan moda transportasi yang mudah diakses menjadi faktor penting dalam menarik wisatawan, terutama bagi mereka yang tidak memiliki kendaraan pribadi. Layanan kereta api tidak hanya menawarkan kenyamanan, tetapi juga dapat mengurangi beban parkir di sekitar destinasi wisata, sehingga menjaga kelancaran lalu lintas di pusat kota.
Dengan adanya dukungan layanan kereta api yang optimal dan akses transportasi lokal yang mudah, Kota Cirebon berpotensi menjadi destinasi wisata favorit bagi wisatawan domestik selama liburan selanjutnya. KAI Daop3 Cirebon juga berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan agar dapat memenuhi kebutuhan mobilitas wisatawan secara lebih baik.