Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Jayadi Apresiasi Kemenangan 4-0 Persib atas Isenmulang dan Targetkan Prestasi di Asia

Bandung · Oleh ·

Jayadi, Ketua PAMDI Karawang, menyebut kemenangan 4-0 Persib atas Isenmulang Kalteng FC sebagai modal menuju level Asia dan menilai Persib simbol kebersamaan warga Jabar.

Jayadi Apresiasi Kemenangan 4-0 Persib atas Isenmulang dan Targetkan Prestasi di Asia

Kemenangan 4-0 Persib Bandung atas Isenmulang Kalteng FC di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (1/11/2026), langsung dibalas Ketua PAMDI Kabupaten Karawang Jayadi dengan sebuah harapan yang lebih jauh dari tiga poin. Ia ingin Maung Bandung tidak berhenti di level nasional.

Jayadi menyebut hasil tanpa balas itu memperlihatkan kualitas permainan, semangat juang, serta mentalitas kompetitif skuad. Baginya, empat gol tanpa kebobolan bukan sekadar tambahan angka di klasemen, tetapi gambaran kekompakan dan keseriusan tim mengarungi kompetisi musim 2026/2027.

"Selamat dan sukses untuk Persib Bandung. Ini kemenangan yang sangat indah dan membanggakan."

Ia menilai performa para pemain menunjukkan kolektivitas dan kepercayaan diri yang jadi modal penting saat persaingan makin ketat. Sebagai warga Jawa Barat, ia mengaku ikut merasakan kebahagiaan melihat tim tampil meyakinkan di hadapan pendukungnya sendiri.

Baca Juga: Persib Pesta 4-0 di Si Jalak Harupat, Kini Hanya Terpaut Dua Poin dari Persija

Optimisme Menembus Kompetisi Asia

Jayadi meyakini Persib punya kapasitas menorehkan prestasi bukan hanya di Liga Indonesia, tetapi juga di persaingan sepak bola Asia. Ia menyebut klub itu punya sejarah panjang, basis suporter besar, serta identitas yang melekat kuat di tengah masyarakat.

Dukungan Bobotoh, manajemen yang solid, kualitas pemain, dan strategi kepelatihan yang tepat disebutnya sebagai empat pilar yang bisa mendorong Persib naik level. Harapannya, tim tidak hanya berjaya di tanah air, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di kancah Asia.

Baca Juga: Wali Kota Farhan Minta Sekcam dan Seklur Jemput Usulan Warga Lewat Prakarsa, Program Tak Lagi Ditentukan dari Atas

"Saya yakin Persib bisa meraih prestasi terbaik, baik di Liga Indonesia maupun di kompetisi Asia."

Optimisme itu muncul di tengah jadwal Persib yang padat di kandang. Pada laga sebelumnya, bobotoh sudah disiapkan menonton bersama di 10 titik Bandung dan sekitarnya saat Persib menjamu Isenmulang Kalteng FC di Jalak Harupat.

Bagi Warga Jabar, Persib Lebih dari Sekadar Klub

Jayadi menilai Persib punya makna lebih luas daripada sebuah klub sepak bola. Bagi masyarakat Jawa Barat, ia menyebut Persib sebagai simbol kebersamaan, identitas daerah, loyalitas, dan kebanggaan yang menyatukan berbagai lapisan masyarakat.

Fenomena dukungan Bobotoh yang besar, menurutnya, menjadi kekuatan moral tersendiri bagi tim. Karena itu ia mengajak pendukung terus memberi dukungan secara positif, menjaga sportivitas, dan menciptakan atmosfer sepak bola yang sehat.

Harapan serupa pernah ia sampaikan dalam konteks lain, lewat pesan Pancasila sebagai pemersatu bangsa untuk perdamaian. Pola pikirnya soal kebersamaan itu konsisten ia bawa ke ranah olahraga.

Sebagai Ketua PAMDI Karawang, Jayadi juga melihat semangat kekompakan dan konsistensi Persib relevan dengan dunia seni dan musik dangdut. Keduanya, katanya, sama-sama menuntut solidaritas, kreativitas, dan kerja sama.

Ia berharap kemenangan atas Isenmulang Kalteng FC menjadi awal rangkaian hasil positif berikutnya. Persib diminta menjaga konsistensi, meningkatkan kualitas tim, dan tetap fokus di setiap pertandingan.

Catatan musim ini menunjukkan hal yang sama pentingnya bagi warga Bandung: hasil di kandang belum selalu berjalan mulus. Persib sempat kalah 0-1 dari Madura United di Pamekasan, seperti terlihat dalam laga tandang yang berakhir tanpa gol Persib.

Karena itu, kemenangan telak di Jalak Harupat jadi pembanding yang layak dicatat. Bagi bobotoh, selisih performa antara laga tandang dan kandang itulah yang menentukan apakah target kompetisi Asia masuk akal atau hanya jadi harapan pembuka musim.

Jayadi menutup dengan permintaan agar Persib menjadikan musim 2026/2027 sebagai momentum mengukir sejarah baru. Ia juga meminta para pemain tetap rendah hati dan tidak kehilangan semangat juang.