Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Jalan Diponegoro Bandung Tetap Buka, Konfirmasi Pemprov Jabar

Bandung · Oleh Nayla Putri ·

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan Jalan Diponegoro di Bandung tetap terbuka meski proyek perluasan halaman Gedung Sate berlangsung. Kebijakan baru hanya akan diumumkan secara resmi setelah sosialisasi masif.

Jalan Diponegoro Bandung Tetap Buka, Konfirmasi Pemprov Jabar

Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) telah menegaskan bahwa Jalan Diponegoro di Kota Bandung akan tetap terbuka untuk umum meskipun sedang berlangsung proyek perluasan halaman Gedung Sate, kawasan ikonik di pusat kota.

Konteks Isu Penutupan Jalan

Isu kemungkinan penutupan Jalan Diponegoro mulai mencuat seiring rencana besar Pemprov Jabar dalam menata kawasan Gedung Sate. Meskipun rencana rekayasa lalu lintas telah dimasukkan dalam dokumen penataan kawasan, status kebijakan tersebut masih dalam tahap pematangan dan belum ditetapkan untuk segera diterapkan.

Pernyataan Resmi Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Jabar

Sekarwati, Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada penutupan total atau parsial Jalan Diponegoro. "Hari ini tidak ada penutupan Jalan Diponegoro," kata Sekarwati saat diwawancarai di Bandung, Rabu.

Ia menjelaskan bahwa meskipun sedang berlangsung tahap persiapan proyek penataan halaman Gedung Sate beserta rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan, akses Jalan Diponegoro tetap beroperasi normal dan dapat dilalui kendaraan tanpa hambatan. Namun, ia menegaskan bahwa kebijakan rekayasa lalu lintas baru akan diterapkan hanya setelah dilakukan sosialisasi masif kepada seluruh masyarakat yang terdampak.

"Memang tengah ada penataan halaman Gedung Sate, termasuk rekayasa lalu lintas Jalan Diponegoro. Namun untuk jalan masih dalam tahap persiapan dan akan disosialisasikan terlebih dahulu," katanya.

Komitmen Pemprov untuk Menghindari Kebijakan Mendadak

Mengingat posisi Jalan Diponegoro sebagai jalur vital yang menghubungkan berbagai area di pusat Kota Bandung, Sekarwati menegaskan bahwa Pemprov Jabar tidak akan mengambil kebijakan terkait lalu lintas jalan tersebut secara sepihak atau mendadak. Ia meminta masyarakat untuk tidak termakan informasi yang tidak jelas sumbernya dan hanya mengandalkan kanal komunikasi resmi pemerintah untuk mendapatkan data terkait penataan kawasan.

"Kalau sudah ada jadwal atau penerapan rekayasa lalu lintas, pasti akan diumumkan secara resmi," ucap Sekarwati.

Tujuan dan Harapan Penataan Kawasan Gedung Sate

Proyek penataan halaman Gedung Sate bertujuan untuk memperluas area publik di kawasan cagar budaya tersebut, sehingga memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk beraktivitas dan menikmati keindahan kawasan ikonik. Pemprov Jabar berkomitmen agar proyek berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi warga Bandung, tanpa menimbulkan gangguan signifikan pada kelancaran lalu lintas di pusat kota.

Saat ini, tidak ada perubahan signifikan pada arus lalu lintas di Jalan Diponegoro, dan masyarakat dapat menggunakan jalur tersebut seperti biasa hingga ada pengumuman resmi dari Pemprov Jabar terkait rencana rekayasa lalu lintas selanjutnya.