Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

H-2 Lebaran 2026: Tol Japek Padat, Pemudik Bogor-Bandung Butuh 7 Jam

Jabar · Oleh Raka Permana ·

Arus mudik pada H-2 Lebaran 2026 di ruas Tol Jakarta-Cikampek mengalami kepadatan parah, membuat waktu tempuh Bogor-Bandung melampaui batas normal hingga mencapai 8,5 jam.

H-2 Lebaran 2026: Tol Japek Padat, Pemudik Bogor-Bandung Butuh 7 Jam

Latar Belakang Kemacetan Arus Mudik H-2 Lebaran 2026

Pada hari Kamis, 19 Maret 2026, tepat dua hari sebelum Hari Raya Idul Fitri, ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) beserta ruas aksesnya seperti Jalan Tol Layang Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ) mengalami kepadatan arus mudik yang luar biasa parah. Kondisi ini membuat banyak pemudik mengeluhkan waktu tempuh yang jauh lebih panjang dibandingkan kondisi normal.

Waktu Tempuh yang Melebihi Batas Normal

Secara umum, perjalanan dari Bogor ke Bandung hanya membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 3 jam. Namun, pada hari tersebut, sejumlah pemudik melaporkan bahwa mereka menghabiskan waktu hingga 7 jam untuk menempuh rute yang sama.

"Hari ini mudik itu macet banget di tol Jakarta-Cikampek. Saya Bogor-Bandung tadi 7 jam," ujar salah satu pembaca kepada tim redaksi. Ia menambahkan bahwa sempat terjebak cukup lama saat melintasi ruas layang MBZ.

"Di MBZ saya 2,5 jam, dari jam 10.30 sampai 13.00," lanjutnya.

Tak hanya perjalanan jarak dekat, pemudik yang melakukan perjalanan jarak jauh juga mengalami keterlambatan serupa. Satu pembaca melaporkan bahwa temannya berangkat dari Jakarta pukul 22.30 dan baru tiba di Salatiga pukul 16.00 keesokan harinya, menempuh waktu lebih dari 17 jam untuk perjalanan yang biasanya hanya membutuhkan sekitar 8 hingga 10 jam.

Pengalaman Pemudik Travel

Sementara itu, seorang pemudik yang menggunakan jasa travel juga mengeluhkan waktu tempuh yang ekstrem. Ia menyatakan bahwa membutuhkan waktu sekitar 5 jam hanya untuk keluar dari area MBZ, dan akhirnya tiba di Bandung dengan total waktu tempuh 8,5 jam.

"Sebenernya aku naik travel. MBZ macet parah dan kayaknya itu lima jam sendiri di situ," ungkapnya.

Panjang Kemacetan yang Mengular

Beberapa pemudik juga melaporkan bahwa kemacetan kendaraan dari arah barat ke timur mengular hingga puluhan kilometer. Satu pembaca yang merekam kondisi kemacetan menyatakan:

"Saya kira paling macet biasa sampai KM 57, ternyata sampai MBZ KM 45, saya mulai merekam ketika di MBZ KM 33 yang ujungnya berakhir di KM 19, artinya panjang puluhan kilometer itu macetnya."

Dokumentasi foto menunjukkan antrean kendaraan yang padat sepanjang ruas tol di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada hari yang sama. Ilustrasi macet di Tol MBZ juga memperlihatkan situasi yang sama, dengan ribuan kendaraan terjebak dalam antrean panjang.

Analisis Situasi Kemacetan

Kemacetan parah ini terjadi pada momentum H-2 Lebaran, di mana sebagian besar pemudik memilih untuk berangkat agar tiba di tujuan sebelum Hari Raya tiba. Meskipun arus mudik di ruas tol biasanya padat pada periode ini, tingkat kepadatan yang tercatat pada tahun 2026 ini terlihat lebih ekstrem dibanding tahun-tahun sebelumnya. Para ahli transportasi menyatakan bahwa peningkatan jumlah kendaraan pribadi serta pilihan berangkat lebih awal menjadi faktor utama penyebab kemacetan yang lebih parah kali ini.