Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Gempa 6,8 SR Guncang Jepang: 200 Orang Selamat dari Runtuhan Aeon Mall Kumamoto, Begini Kronologinya

Bandung · Oleh Fikri Ramadhan ·

Gempa 6,8 magnitudo guncang Prefektur Kumamoto, Jepang. Aeon Mall Kumamoto rusak parah, 200 orang terjebak di lantai dua yang runtuh.

Gempa 6,8 SR Guncang Jepang: 200 Orang Selamat dari Runtuhan Aeon Mall Kumamoto, Begini Kronologinya

Gempa Keras Guncang Prefektur Kumamoto

Gempa bumi berkekuatan 6,8 magnitudo erneut mengguncang wilayah selatan Jepang pada Selasa (28/7/2026). Getaran dahsyat ini menyebabkan kerusakan parah pada berbagai bangunan, termasuk pusat perbelanjaan besar di Kota Kashima, Prefektur Kumamoto.

Ledakan dan Asap Putih di Aeon Mall Kumamoto

Akibat gempa yang terjadi sore hari tersebut, banyak bangunan mengalami kerusakan fatal. Yang paling mencolok adalah insiden di Aeon Mall Kumamoto, di mana para saksi mata melaporkan mendengar suara ledakan keras diikuti kepulan asap putih yang mengepul dari dalam pusat perbelanjaan tersebut.

"Saat saya sedang membersihkan bagian dalam restoran, saya mendengar suara 'boom' yang keras. Setelah itu, awan debu besar membubung dari arah Aeon Mall Kumamoto," tutur seorang karyawan restoran di dekat lokasi.

Runtuh, 200 Orang Terjebak di Lantai Dua

Menurut informasi dari markas tanggap bencana Badan Manajemen Kebakaran dan Bencana setempat, lantai dua gedung Aeon Mall Kumamoto runtuh akibat guncangan. Tidak sedikit warga yang akhirnya terjebak di dalam gedung.

Saksi Mata Sampaikan Pengalaman Menegangkan

Beberapa warga yang目睹 insiden ini menceritakan pengalaman mereka. Seorang sopir taksi mengungkapkan dinding besar dari mall roboh menimpa kendaraan yang sedang melintas di jalan terdekat.

"Terdengar suara dentuman keras seperti gempa bumi, dan sebuah dinding dari Aeon Mall Kumamoto roboh. Dinding itu menimpa sebuah mobil yang sedang melaju di jalan terdekat," jelas sopir taksi tersebut.

Pemerintah Jepang Respons Cepat

Menanggapi bencana ini, Sekretaris Kabinet Utama Kihara menyampaikan bahwa pemerintah sedang mengkonfirmasi situasi dan menilai tingkat kerusakan di berbagai lokasi.

"Saat ini kami sedang memastikan seberapa besar kerusakannya. Kami juga sedang mengkonfirmasi detail lainnya dan tingkat kerusakan pada masing-masing bangunan," tegas Kihara.

Dinas pemadam kebakaran dan kepolisian setempat juga masih terus melakukan operasi pencarian dan evakuasi untuk memastikan tidak ada korban lain yang masih terjebak di reruntuhan.

Langkah Evakuasi dan Penanganan Darurat

Pihak berwenang Jepang bergerak cepat dengan mengaktifkan protokol darurat. Tim rescue dikerahkan ke lokasi untuk:

Gempa ini menjadi pengingat nyata akan kerentanan infrastruktur di wilayah yang rawan gempa. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan mengikuti指令 dari pihak berwenang.