Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Ditemukan Membusuk, Polisi Evakuasi Jasad Pria di Cicendo Bandung

Bandung · Oleh Nayla Putri ·

Tim polisi Resor Bandung mengevakuasi jasad pria berusia 50 tahun bernama Eric Handy Siman yang ditemukan membusuk di Cicendo Bandung. Penyelidikan penyebab kematian masih berlangsung.

Ditemukan Membusuk, Polisi Evakuasi Jasad Pria di Cicendo Bandung

Tim kepolisian Resor Kota Besar Bandung telah mengevakuasi jasad seorang pria yang ditemukan dalam kondisi membusuk di Gang Siti Supiah, Kelurahan Pasirkaliki, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung. Insiden ini menarik perhatian warga setempat setelah korban ditemukan tanpa adanya laporan hilang yang diajukan sebelumnya.

Proses Awal Penemuan Jasad

Kanit Reskrim Polsek Cicendo, AKP Dedi Sutisna, menyatakan bahwa penemuan mayat ini diawali oleh laporan dari warga sekitar yang melihat tubuh pria tergeletak di lokasi kejadian. Setelah menerima laporan, tim polisi segera tiba di lokasi untuk melakukan pengecekan awal dan mengidentifikasi korban. Untuk mengidentifikasi korban dengan cepat dan akurat, tim polisi menggunakan Inafis Portable System (IPS) yang dioperasikan oleh tim Inafis Polrestabes Bandung.

"Setelah dilakukan pengecekan melalui Inafis Portable System (IPS) oleh Inafis Polrestabes Bandung diketahui laki-laki tersebut bernama Eric Handy Siman, 50 tahun," kata Dedi saat dikonfirmasi awak media di Bandung, Selasa.

Identitas dan Latar Belakang Korban

Eric Handy Siman adalah warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, yang saat ini bertempat tinggal di Jalan Lantana, Kelurahan Naikoten, Kecamatan Kotaraja. Menurut informasi yang diperoleh oleh pihak polisi, korban tidak memiliki riwayat penyakit kronis yang diketahui umum, namun tim penyelidikan masih sedang mengumpulkan informasi terkait latar belakang kehidupan korban sebelum kematian.

Perkiraan Waktu Kematian

Dedi Sutisna juga menyatakan bahwa korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari dua hari sebelum ditemukan. Hal ini berdasarkan kondisi mayat yang sudah membusuk dan membengkak saat pertama kali dilihat oleh warga sekitar. "Kita melihat bahwa kondisi mayat sudah sangat parah, sehingga kami memperkirakan kematian korban terjadi setidaknya dua hari sebelum ditemukan," ujar Dedi.

Langkah Selanjutnya dan Penyelidikan

Setelah identitas korban terkonfirmasi, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Kota Bandung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk autopsi, untuk mengetahui penyebab pasti kematian. Pihak polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti fisik yang dapat membantu penyelidikan. Selain itu, tim polisi telah meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi pada saat penemuan jasad, untuk mengungkap informasi lebih lanjut terkait insiden ini. "Untuk sementara, penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap penyebab kematian korban dan segala kemungkinan yang terkait dengan insiden ini," ujar Dedi.

Pihak polisi berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut setelah penyelidikan berlangsung, serta mengimbau warga yang memiliki informasi terkait insiden ini untuk segera menghubungi tim polisi setempat. Hal ini dilakukan untuk mempercepat proses penyelidikan dan mengungkap penyebab kematian korban secara jelas.