Depok Peringati Harganas 2026: Fokus pada Peran Kunci Ayah dalam Keluarga
Pemkot Depok peringatin Harganas ke-33 dengan tema Ayah Wajib Hadir. Wagub Chadra ingatkan bahaya fenomena fatherless country dan pentingnya kehadiran ayah bagi perkembangan anak.

Depok Peringati Harganas ke-33 dengan Tema Ayah Wajib Hadir
Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 menjadi momen refleksi penting bagi Pemerintah Kota Depok dalam membangun keluarga yang kuat. Dengan mengutamakan tema "Ayah Wajib Hadir", kegiatan berlangsung khidmat di Halaman Balai Kota pada Senin (29/6/2026).
Pemandangan Langsung dari Wakil Wali Kota Depok
Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah terhindak langsung sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan ini. Mengambil amanat dari Kepala BKKBN RI Wihaji, ia menegaskan bahwa peran ayah dalam keluarga tidak sekadar menjadi tulang punggung finansial semata.
Baca Juga: Sukabumi Catat Inflasi 2,47% per Juli 2026, Emas Perhiasan Sumbang Andil Terbesar
"Makna menjadi kepala keluarga bukan hanya soal menyediakan nafkah secara materi. Ada tanggung jawab yang lebih besar: hadir secara fisik, membangun kedekatan hati, serta mendampingi anak dalam setiap tahap pertumbuhannya," tutur Chandra.
Fenomena Fatherless Country yang Perlu Diwaspadai
Dalam kesempatan tersebut, Chandra menyoroti fenomena yang perlu diwaspadai oleh seluruh orang tua, terutama para ayah. Ia mengingatkan tentang ancaman Fatherless Country—kondisi di mana sosok ayah hanya hadir secara fisik namun absen dalam hal perhatian dan bimbingan.
Baca Juga: Prabowo Ingin Laba Danantara Mengalir ke APBN, Bagaimana Modalnya
Fenomena ini dinilai berbahaya karena berdampak langsung pada kesiapan mental anak dalam menghadapi lingkungan luar. Anak-anak yang kurang mendapat perhatian dari figur ayah cenderung menghadapi tantangan lebih besar dalam membangun kepercayaan diri dan ketahanan emosi.
Dampak Positif Kehadiran Ayah terhadap Perkembangan Anak
Pengalaman di lapangan menunjukkan fakta yang menggembirakan. Anak yang mendapatkan kehadiran penuh sosok ayah cenderung menunjukkan sejumlah keunggulan dalam perkembangan mereka:
- Lebih mantap membangun kepercayaan diri dalam menghadapi berbagai situasi
- Memiliki kendali emosi yang lebih baik dalam menghadapi tekanan
- Lebih bijak dalam memilih pergaulan dan lingkungan sosial
Sebaliknya, kekosongan figur ayah dalam kehidupan anak berisiko menurunkan ketahanan diri mereka terhadap pengaruh negatif dari luar.
Mempersiapkan Generasi Emas Indonesia 2045
Chandra menekankan bahwa meskipun kondisi setiap keluarga berbeda-beda, setiap orang tua pasti bisa berusaha memberikan yang terbaik bagi anak-anak mereka.
"Ketika ayah berperan aktif dalam keluarga, kita sedang menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas, tapi juga berkarakter—modal penting untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045," harapnya.
Peringatan Harganas ke-33 ini menjadi pengingat bahwa membangun keluarga kuat dimulai dari kesadaran akan peran aktif setiap anggota keluarga, terutama sosok ayah yang menjadi teladan utama bagi anak-anaknya.