Delapan Mobil Pemadam Padamkan Kebakaran TPS Punclut Bandung di Meda Sulit
Delapan mobil pemadam berjuang padamkan kebakaran TPS Punclut Bandung di medan sulit bawah tebing. Petugas juga asesmen risiko gas metana dari sampah menumpuk.

Petugas pemadam kebakaran harus bekerja ekstra untuk menjangkau titik api di kawasan Puncak Ciumbuleuit. Lokasi kebakaran berada di bawah tebing dan lembah, sehingga delapan mobil pemadam yang dikerahkan tidak bisa mendekati api secara langsung.
Tim rescue gabungan harus turun ke area tebing untuk memadamkan api yang sudah merambat ke hamparan alang-alang. Kondisi medan yang sulit ini menjadi tantangan utama selama proses pemadaman.
DPMKP Kota Bandung juga melakukan asesmen terhadap kemungkinan adanya gas metana dari tumpukan sampah yang sudah menumpuk lama di kawasan tersebut. Gas metana bisa meningkatkan risiko Ledakan saat proses pemadaman berlangsung.
Baca Juga: KONI Dukung Kepengurusan PB ESI 2026-2030, Indonesia Bidik Jadi Pusat Esports Asia
"Obstacle-nya agak sulit karena ini ada di bawah tebing. Ini membutuhkan teman-teman rescue gabungan dengan teman-teman pemadam untuk bisa menjangkau yang ada di tebing dan di lembah," kata Kepala DPMKP Kota Bandung Soni Bakhtiar.
Penyebab kebakaran belum pasti, namun Dinas menduga ada warga yang melakukan pembakaran sampah. Sampah di lokasi dalam kondisi kering karena belum turun hujan. Alang-alang di sekelilingnya juga sudah mengering, membuat api cepat merambat.
"Sampahnya kering karena masih musim kemarau, sehingga merambat ke lahan yang dipenuhi alang-alang dan api sangat cepat merambat," jelas Soni.
Jarak lokasi kebakaran ke permukiman warga sekitar 500 meter. Meski demikian, pihak Dinas memastikan api tidak langsung mengancam rumah warga.
Musim kemarau panjang di Jawa Barat mempertinggi risiko kebakaran lahan di kawasan Bandung utara. DPMKP terus mengingatkan warga agar tidak membakar sampah, apalagi saat kondisi udara masih kering dan tanpa hujan.
"Kami sudah sering melarang warga masyarakat di musim kemarau ini jangan melakukan pembakaran sampah. Karena takut merembet ke lahan-lahan lain yang kosong atau rumput-rumput liar, ilalang yang sudah mengering," imbau Soni.