Cerita Siti yang Minta Dikawal Polisi Pulang Malam di Bandung: dari Ketakutan hingga Harapan Warga
Siti Nuraziza, warga Bandung, viral di TikTok setelah meminta pengawalan polisi pulang malam karena takut begal. Melalui layanan 110, ia dan rekan-rekannya akhirnya berhasil pulang aman.

Seorang warga Kota Bandung berusia 25 tahun bernama Siti Nuraziza membagikan pengalaman menariknya melalui platform media sosial TikTok. Ia bercerita tentang permintaan pengawalan polisi saat harus pulang larut akibat jadwal shift malam, dan kisahnya menjadi viral di kalangan masyarakat.
Awal Muncunya Ide Meminta Pengawalan
Siti merupakan salah satu warga Bandung yang harus pulang larut hampir setiap hari karena pekerjaan shift malamnya. Ketidak nyamanan itu semakin terasa setelah melihat banyak kelompok pengendara motor yang sering berkumpul di jalan pada malam hari. Penampilan mereka yang modis dan suara knalpot yang bising justru membuat Siti dan rekan-rekannya merasa tidak aman.
"Hari Minggunya, banyak banget yang berkerumun, kayak geng motor. Knalpotnya brong, bajunya kayak gangster," kenang Siti saat diwawancarai.
Ia kemudian melihat selebaran yang berisi informasi mengenai возможность meminta pengawalan dari polisi. Karena kebetulan harus pulang larut dan pulang berdua dengan seorang teman perempuan, Siti dan rekan-rekannya memutuskan untuk mencoba layanan tersebut.
Proses Permintaan Pengawalan Lewat Layanan 110
Siti dan teman-temannya saat itu berada di kawasan Rajawali, Kota Bandung. Tujuan mereka ada yang ke Cibaduyut dan ada juga yang ke Kopo. Dengan keberanian, salah seorang rekan Siti menghubungi layanan darurat 110 sekitar pukul 21.48 WIB.
"Awalnya kan ada selebaran yang ramai soal pengawalan polisi. Kebetulan kita sif malam, ceweknya berdua, yang cowoknya juga berdua, cuma beda arah," jelas Siti.
Pihak Polrestabes Bandung menerima panggilan tersebut dan menginformasikan bahwa permintaan akan diteruskan ke Polsek Andir sebagai wilayah terdekat.
###等了 40 Menit hingga Polisi Datang
Kendati telah menghubungi pihak berwajib, Siti dan kawan-kawannya harus menunggu sekitar 40 menit dengan beberapa kali pengecekan status melalui telepon. Momen menegangkan justru muncul saat mereka hampir putus asa.
"Kita tunggu sekitar 40 menit. Sudah tiga kali telepon karena memang lama ya, takutnya tidak bisa. Baru pas telepon yang ketiga, polisinya datang," cerita Siti.
Momen tak terduga terjadi ketika mereka sudah hampir menyerah dan salah seorang di antara mereka提议去找消防队.
"Tadinya sudah putus asa. Saya bilang, 'Udahlah kita ke Damkar aja kalau tidak ada.' Eh habis ngomong gitu polisinya datang," kisahnya.
Akhirnya, polisi datang dan mengawal mereka pulang dengan selamat hingga目的地.
Kekhawatiran Warga Bandung terhadap Keamanan Malam Hari
Rasa担心 yang dirasakan Siti bukan tanpa alasan. Selain melihat kelompok pengendara motor yang meresahkan, maraknya pemberitaan mengenai aksi begal di berbagai wilayah membuat kekhwatirannya semakin meningkat. Pengalaman beberapa hari sebelumnya membuatnya sangat takut beraktivitas pada malam hari.
Seminggu sebelumnya, Siti bahkan lebih memilih menginap di kantor daripada harus pulang larut.
"Sekarang juga masih di kantor, nginep hari ini. Soalnya masih rada sieun," akunya.
Harapan Warga agar Situasi Keamanan Membaik
Kini, Siti berharap situasi keamanan di Kota Bandung dapat semakin membaik. Ia menginginkan agar aksi begal tidak lagi terjadi sehingga para pekerja yang harus beraktivitas pada malam hari dapat mencari nafkah dengan tenang dan aman.
"Harapannya sih begal-begalnya tidak ada aja, soalnya meresahkan. Orang yang keluar malam kan tidak semuanya macam-macam, banyak yang cari rezeki. Jadi jangan ganggu orang yang lagi cari rezeki. Terus lampu-lampu jalan juga semoga diterangin, soalnya kalau ada tempat gelap kita juga takut,"harap Siti.
Pihak kepolisian sendiri menyediakan layanan pengawalan bagi masyarakat yang membutuhkan perlindungan saat beraktivitas di malam hari. Masyarakat dapat menghubungi layanan darurat 110 untuk mengajukan permintaan tersebut, sebagaimana yang telah dilakukan Siti dan rekan-rekannya dengan hasil yang memuaskan.