BPBD Catat 18 Titik Banjir di Kota Bekasi Setelah Hujan Semalaman
Kota Bekasi dilanda 18 titik banjir akibat hujan semalaman, sebagian genangan sudah surut. BPBD mencatat satu rumah roboh dan melakukan penanganan cepat untuk masyarakat terdampak.

Kota Bekasi, Jawa Barat, kembali dilanda bencana banjir setelah hujan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur wilayah selama semalaman dari Sabtu (7/3) malam hingga pagi Minggu (8/3). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat setidaknya 18 titik genangan banjir dan satu kasus rumah roboh di sejumlah wilayah kota. Kejadian ini bukan yang pertama kali dialami Kota Bekasi dalam beberapa hari terakhir, setelah beberapa wilayah sebelumnya juga dilanda banjir akibat hujan lebat. Meski demikian, sebagian besar genangan air sudah surut pada waktu lapangan.
Sebaran Titik Banjir di Berbagai Kecamatan Bekasi
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Idham Kholid, menjelaskan bahwa titik banjir tersebar di 12 keluruhan di 7 kecamatan utama Kota Bekasi. Berikut adalah rincian sebaran banjir per kecamatan:
- Kecamatan Mustikajaya: Terdapat 3 titik genangan, yakni di Perumahan Mutiara Gading Timur (ketinggian air sekitar 30 cm, sudah surut), Perumahan Pondok Timur Indah (sekitar 10 cm), dan Perumahan Mayang Pratama Blok A RT 02 dan RT 04 RW 02 Kelurahan Mustikasari (sekitar 60 cm, sudah surut).
- Kecamatan Pondokgede: Dua titik banjir tercatat di Jalan Kenanga VI RT 14 RW 15 Komplek Duta Indah Kelurahan Jatimakmur (ketinggian air sekitar 1 meter, sudah surut) dan Perumahan Jatibening Permai Kelurahan Jatibening. Selain itu, satu rumah dilaporkan roboh di Kompleks DDN A36 Kelurahan Jatiwaringin, dengan genangan yang sudah surut.
- Kecamatan Pondokmelati: Genangan terjadi di Perumahan Chandra Baru RW 017, 021, dan 022 Kelurahan Jatirahayu dengan ketinggian air sekitar 60-80 cm, yang kini sudah surut.
- Kecamatan Jatiasih: Dua titik banjir tercatat di Perumahan Bumi Nasio Indah Kelurahan Jatimekar (sekitar 70 cm) dan Komplek Dosen IKIP Kelurahan Jatikramat (ketinggian air mencapai 180 cm, titik terdalam). Tim BPBD telah mengoperasikan 2 unit pompa air dan tetap bersiaga di lokasi ini.
- Kecamatan Rawalumbu: Lima titik genangan yang sebagian besar sudah surut, antara lain Perumahan Taman Narogong Indah Kelurahan Pengasinan (50-70 cm), Perumahan Bumi Bekasi Baru (sekitar 80 cm), kawasan Rawalumbu Jembatan 0 Kelurahan Pengasinan (sekitar 70 cm), Jalan Selecta 3 Kelurahan Pengasinan (30-40 cm), dan Perumahan Pondok Hijau Permai Jalan Kenari Barat RT 002 RW 026 Kelurahan Pengasinan (30-60 cm).
- Kecamatan Bekasi Timur: Tiga titik banjir tercatat di Perumahan Duren Jaya RW 09 (10-20 cm), Pasar Rama Wisma Jaya Kelurahan Duren Jaya (sekitar 10-15 cm), dan kawasan Irigasi Danita Kelurahan Bekasi Jaya (10-30 cm), ketiga lokasi ini sudah surut.
- Kecamatan Bekasi Barat: Dua titik genangan di Jalan Raya Bintara depan SPBU Kelurahan Bintara akibat luapan Kali Cakung (ketinggian air sekitar 70 cm) dan Perumahan Duta Kranji Kelurahan Bintara (sekitar 10-30 cm).
Upaya Penanganan yang Dilakukan BPBD Kota Bekasi
Idham menambahkan bahwa BPBD Kota Bekasi telah melakukan serangkaian upaya penanganan untuk meminimalkan dampak banjir dan membantu masyarakat terdampak. Langkah yang diambil antara lain:
"Kami melakukan asesmen lapangan di wilayah terdampak, memantau tinggi muka air untuk diinformasikan kepada masyarakat, menyiapkan perahu evakuasi jika dibutuhkan, serta menempatkan petugas siaga di wilayah rawan banjir untuk evakuasi warga terjebak dan distribusi logistik bantuan," ujar Idham.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem dan mengikuti informasi terbaru dari BPBD setempat, terutama jika tinggal di zona rawan banjir.