Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Bojan Ungkap Alasan Persib Bandung Tertinggal Dua Gol sebelum Comeback vs Bhayangkara

Jabar · Oleh Rizky Maulana ·

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak mengungkap alasan tim tertinggal dua gol lawan Bhayangkara sebelum melakukan comeback dan meraih kemenangan, serta menekankan perlunya perbaikan performa awal laga.

Bojan Ungkap Alasan Persib Bandung Tertinggal Dua Gol sebelum Comeback vs Bhayangkara

Pertandingan Liga Indonesia antara Persib Bandung dan Bhayangkara menyajikan drama menarik pada hari Kamis (30/4/2026). Maung Bandung sempat terjegal di posisi tertinggal dua gol di babak pertama, namun berhasil bangkit dan meraih kemenangan melalui comeback dramatis. Pertandingan ini kembali mengungkapkan masalah konsistensi performa awal tim yang menjadi sorotan pelatih Bojan Hodak pasca pertandingan.

Kondisi Awal Laga yang Menjadi Catatan Kritik

"Kami memulai pertandingan dengan cara yang salah. Tidak melakukan dengan tepat apa yang sudah kami sepakati," ujar Bojan Hodak usai pertandingan.

Pelatih asal Kroasia itu secara terbuka mengkritik performa anak asuhnya di menit-menit awal laga. Ia menilai tim terlalu longgar dalam menjaga organisasi permainan, terutama saat menangani serangan balik lawan. Menurutnya, situasi ini bukan hal baru bagi Persib: tim kerap baru menampilkan permainan agresif setelah kebobolan gol lebih dulu, sehingga memberikan kebebasan bagi lawan untuk menciptakan peluang dengan leluasa. Hal ini membuat Persib kesulitan mengembangkan permainan di fase awal pertandingan, sehingga tertinggal dua gol sebelum menyadari perlunya penyesuaian.

Titik Balik Comeback dan Performa Babak Kedua

Setelah tertinggal dua gol, intensitas permainan Persib Bandung meningkat drastis. Tim mulai lebih berani menekan lawan dan menciptakan peluang serangan. Hanya di babak pertama saja, Persib berhasil menciptakan tiga hingga empat peluang berbahaya, meskipun efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah—hanya satu gol yang berhasil dicetak dari kesempatan tersebut.

Babak kedua menyaksikan permainan yang hampir satu arah dari sisi Persib. Lawan hampir tidak memiliki peluang berarti, kecuali satu gol yang akhirnya dianulir oleh wasit karena pelanggaran sebelum bola masuk ke gawang. Dominasi Persib membuat mereka bisa menekan pertahanan Bhayangkara tanpa hambatan berarti, sehingga akhirnya mengamankan kemenangan penuh.

Evaluasi dan Langkah Perbaikan Masa Depan

Meskipun mengakui performa awal yang buruk, Bojan tetap mengapresiasi hasil akhir yang diraih timnya. Ia menegaskan bahwa kemenangan ini sangat penting untuk mempertahankan posisi Persib di papan atas klasemen Liga Indonesia. "Yang terpenting adalah kami mampu mengamankan tiga poin dan segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya," tambah Bojan.

Pelatih 52 tahun itu juga menekankan bahwa perbaikan performa sejak menit pertama harus segera dibenahi jika Persib ingin terus bersaing di kompetisi ini. Menurutnya, inkonsistensi di awal laga bukan hanya akan membuat tim kehilangan poin penting, tetapi juga meningkatkan risiko cedera akibat tergesa-gesa menyesuaikan permainan di tengah pertandingan.