Berpacu dengan Waktu, SAR Gabungan Buru Turis Asal Cimahi di Waduk Saguling
Tim SAR gabungan intensifkan pencarian Deni Kurniawan (19) asal Cimahi yang diduga tenggelam di Waduk Saguling, Bandung Barat. Korban melompat salto ke waduk sedalam 28 meter.

Tim SAR Gabungan Terjun ke Waduk Saguling
Tim Search and Rescue (SAR) gabungan tengah mengintensifkan operasi pencarian terhadap seorang wisatawan bernama Deni Kurniawan (19), warga Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, yang diduga tenggelam di Waduk Saguling, Kampung Cimanglid, Desa Cangkorah, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat.
Kronologi Kejadian yang Berujung Tragis
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban bersama rekannya, Robin Adam, menyewa perahu yang dikemudikan Dema Lesmana untuk berkeliling waduk. Saat berada di tengah waduk dengan kedalaman sekitar 27 hingga 28 meter, korban disebut-sebut memaksa melompat ke air meskipun telah diperingatkan oleh nahkoda.
Baca Juga: Pengendara Mobil Tertabrak Pejalan Kaki di Jalan Lodaya Bandung, Korban 55 Tahun Meninggal di TKP
"Korban bersama rekannya menyewa perahu yang dikemudikan Dema Lesmana. Saat berada di tengah waduk dengan kedalaman sekitar 27 hingga 28 meter, korban diduga memaksa melompat meski telah diperingatkan," terang Kasi Horas Polresta Cimahi, Iptu Ghofur Supangkat.
Korban kemudian melompat dengan gaya salto ke belakang sambil meminta rekannya merekam aksinya menggunakan telepon seluler dari atas perahu.
Perjuangan Selamatkan Korban di Kedalaman 28 Meter
Setelah melompat, korban sempat muncul ke permukaan. Namun naas, korban kembali tenggelam meskipun pengemudi perahu telah berupaya memberikan pertolongan dengan memegang rambut korban.
Baca Juga: Pasukan Sekutu Kuasai Lembang 10 Maret 1946 Setelah Pertempuran Sengit di Villa Isola
Ghofur menjelaskan bahwa proses penyelamatan tidak berjalan mulus akibat kedalaman dan kondisi perairan waduk yang cukup menantang.
Koordinasi SAR Gabungan untuk Operasi Pencarian
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, menjelaskan bahwa tim penyelamat langsung diberangkatkan ke lokasi setelah menerima laporan sejak Sabtu malam.
"Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian. Saat ini tim telah berada di lokasi untuk melakukan koordinasi dan asesmen," kata Ade.
Untuk memaksimalkan operasi pencarian, tim SAR gabungan diberdayakan dengan melibatkan berbagai unsur:
- Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung
- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat
- Polsek Batujajar
- Keluarga korban
- Relawan dan masyarakat sekitar
Ade menegaskan bahwa keselamatan seluruh personel di lapangan menjadi prioritas utama dalam setiap operasi pencarian.
###-Update Pencarian-
Polsek Batujajar telah meninjau langsung ke lokasi kejadian, memeriksa saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan tim SAR gabungan. Hingga Sabtu malam, korban belum ditemukan sehingga operasi pencarian dihentikan sementara dan dilanjutkan kembali pada Minggu pagi.
Pelajaran dari Insiden di Waduk Saguling
Kawasan Waduk Saguling yang memiliki kedalaman signifikan memerlukan perhatian ekstra dari setiap pengunjung. Berikut beberapa hal penting yang perlu menjadi perhatian:
- Waduk memiliki kedalaman sekitar 27-28 meter di area tengah
- Selalu patuhi peringatan dari pengemudia perahu
- Hindari tindakan berisiko di atas atau di sekitar perairan
- Pastikan kehadiran peralatan keselamatan
Kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata perairan di Bandung Barat untuk senantiasa mengutamakan keselamatan dan tidak melakukan tindakan berisiko yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Semoga proses pencarian dapat berjalan lancar dan korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.