Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

BAZNAS Libatkan 2.089 Peternak untuk Balai Ternak Kurban 2026 di Jabar

Jabar · Oleh Nayla Putri ·

BAZNAS melibatkan 2.089 peternak di 15 provinsi melalui 103 balai ternak untuk memenuhi kebutuhan kurban Idul Adha 2026, termasuk di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

BAZNAS Libatkan 2.089 Peternak untuk Balai Ternak Kurban 2026 di Jabar

Kabupaten Kuningan, Jawa Barat menjadi salah satu lokasi strategis pelaksanaan program balai ternak BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) yang melibatkan 2.089 peternak di seluruh Indonesia. Program ini diselenggarakan melalui 103 unit balai ternak tersebar di 15 provinsi untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban Idul Adha 2026, dengan fokus pada pemberdayaan ekonomi peternak lokal.

Struktur dan Pendanaan Program Balai Ternak

Program balai ternak ini dibiayai secara kolaboratif antara BAZNAS tingkat pusat, BAZNAS provinsi, serta pemerintah daerah termasuk Kabupaten Kuningan. Melalui inisiatif ini, BAZNAS mengoptimalkan hilirisasi hasil peternakan dengan menyiapkan 3.359 ekor hewan ternak jantan komoditas lokal yang dikelola langsung oleh 2.089 peternak binaan di berbagai daerah. Berikut adalah beberapa fitur utama program ini:

Kebutuhan Kurban 2026 yang Terpenuhi Seluruhnya

Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid, yang hadir dalam acara peluncuran program di Kuningan, Rabu, menjelaskan bahwa peningkatan tren kebutuhan hewan kurban tahun ini membuat stok dari balai ternak binaan BAZNAS hampir seluruhnya terserap. "Dari balai ternak itu habis semua untuk memenuhi kebutuhan kurban BAZNAS," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa permintaan hewan kurban akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan populasi dan kesadaran masyarakat akan pentingnya ibadah kurban.

Manfaat Ganda Program untuk Masyarakat

Sodik menekankan bahwa program balai ternak tidak hanya berperan dalam memastikan ketersediaan hewan kurban, tetapi juga memiliki dampak ganda bagi masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan daging dan meningkatkan gizi masyarakat, program ini juga memperkuat ekonomi peternak di daerah.

"Kurban itu memberikan kesempatan makan daging kepada mereka yang hanya makan daging kalau dapat kurban," kata Sodik.

Melalui program ini, peternak binaan mendapatkan akses ke pelatihan, pendanaan, dan pasar yang lebih luas, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga mereka.

Tanggapan Positif dari Pemerintah Daerah Kuningan

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menyambut positif peluncuran program "Kurban Berkah Berdayakan Desa". Ia menilai bahwa pelaksanaan kurban tidak hanya berdampak pada aspek spiritual dan keagamaan semata, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi penguatan ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan di daerah. Ia berharap program ini dapat membantu mengurangi persoalan kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Kuningan, serta meningkatkan kapasitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui kelompok balai ternak.

"Tapi juga berdampak kepada peningkatan kapasitas ekonomi, ketahanan pangan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kelompok balai ternak," ujar Dian.

Menurut Dian, program ini juga dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menggabungkan ibadah kurban dengan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.