Bank Mandiri Pasang ATM Emas di Dua Kantor Bandung, Warga Bisa Ambil Fisik dari Tabungan Digital
Bank Mandiri pasang ATM Emas di dua kantor Bandung, warga bisa ambil fisik dari tabungan digital mulai setoran Rp10.000

Bank Mandiri menempatkan mesin ATM Emas di dua kantor cabang di Bandung. Dua lokasi itu adalah KCP Bandung Surapati dan KCP Bandung Soekarno Hatta. Keberadaan mesin ini memungkinkan nasabah menukar saldo emas digital di aplikasi Livin' by Mandiri dengan emas batangan fisik tanpa harus ke kantor cabang.
Layanan ATM Emas merupakan bagian dari ekosistem bulion yang dikembangkan Bank Mandiri setelah mendapat lisensi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bank Mandiri mengklaim sebagai bank konvensional pertama di Indonesia yang memperoleh lisensi tersebut. Seluruh proses mulai dari pembukaan Tabungan Emas, transaksi jual beli, cicilan, hingga pengambilan fisik kini bisa dilakukan dalam satu aplikasi.
Tabungan Emas bisa dibuka dengan setoran awal 0,02 gram atau sekitar Rp50.000. Pembelian berikutnya bisa dilakukan mulai dari 0,005 gram atau sekitar Rp10.000. Angka ini relatif terjangkau untuk mereka yang baru mulai belajar investasi. Bank Mandiri Pasang ATM Emas di Dua Kantor Bandung, Warga Bisa Ambil Fisik dari Tabungan Digital
Proses pengambilan emas melalui ATM ini cukup sederhana. Nasabah membuka aplikasi Livin' by Mandiri, memilih menu Ambil Emas, dan menentukan opsi pengambilan via ATM. Setelah itu, tinggal memindai kode QR yang tersedia pada mesin ATM Emas, memilih pecahan emas yang diinginkan, memasukkan kode verifikasi, lalu mengambil emas fisik beserta struk transaksi dari mesin. Alternatif pengambilan juga tersedia melalui jaringan kantor cabang yang ditunjuk Bank Mandiri bagi mereka yang lebih terbiasa dengan layanan langsung.
Emas yang tersedia berasal dari merek ANTAM Logam Mulia dan HRTA GOLD Emasku. Transaksi bisa dilakukan secara real-time setiap hari tanpa batasan jam operasional, memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang ingin memantau pergerakan harga. Hartadinata-Bank Mandiri Perpanjang Kredit Rp2,175 Triliun, KSM Emas Perluas Akses Investasi
Ada mekanisme cicilan bernama KSM Emas atau Kredit Serbaguna Mandiri Emas yang memungkinkan kepemilikan emas tanpa harus membayar lunas di muka. Harga emas dikunci saat pengajuan. Setelah cicilan lunas, emas langsung masuk ke saldo Tabungan Emas dan bisa ditransaksikan maupun diambil dalam bentuk fisik.
Baca Juga: Hotel Lumensa Buka di Cihampelas Walk Bandung, Tawarkan Kamar Mulai Rp950 Ribu per Malam
Regional CEO Region VI/Jawa 1 Bank Mandiri, Adityo Wicaksono, mengatakan bahwa ATM Emas dirancang untuk memberikan pengalaman investasi yang mudah diakses secara digital namun tetap memungkinkan kepemilikan emas fisik. Dia berharap inovasi ini dapat mendukung penguatan ekosistem bulion nasional.
Data dari Agustus 2026 menunjukkan bahwa Livin' by Mandiri telah memiliki 42,1 juta pengguna terdaftar. Angka ini menunjukkan bahwa infrastruktur digital untuk investasi sudah menjangkau basis pengguna yang signifikan. Beberapa inovasi lanjutan sedang dikembangkan, termasuk Multiguna Emas untuk pinjaman dengan jaminan emas, Autodebet Emas untuk investasi rutin otomatis, dan Transfer Emas antarpengguna Livin'.
Bagi anak muda di Bandung yang ingin memulai investasi, tabungan emas digital menawarkan titik masuk yang rendah. Dengan modal Rp10.000 saja, sudah bisa memiliki emas secara bertahap. Kemudahan akses melalui aplikasi dan ATM fisik menjadi nilai tambah bagi generasi yang akrab dengan teknologi.