Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Andri Gunawan Desak Penertiban Prostitusi di Saritem dan Apartemen, Sarankan Saritem Jadi Pusat Industri Distro

Bandung · Oleh ·

Andri Gunawan desak penutupan lokasi prostitusi di Saritem hingga apartemen dan media sosial. Ia khawatirkan penyebaran HIV/AIDS dan minta pemerintah tunjukkan keberanian bertindak, sekaligus tawarkan konsep Saritem sebagai pusat industri distro.

Andri Gunawan Desak Penertiban Prostitusi di Saritem dan Apartemen, Sarankan Saritem Jadi Pusat Industri Distro

Andri Gunawan meminta Pemerintah Kota Bandung tidak menutup mata terhadap aktivitas prostitusi yang masih berlangsung di Saritem. Ia menyebut kawasan tersebut diketahui banyak pihak masih beroperasi, dan penindakan tidak cukup hanya difokuskan di satu lokasi.

Andri yang merupakan Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung menyoroti bahwa praktik serupa juga terjadi di apartemen dan tempat hiburan malam. Transaksi bahkan dilakukan melalui aplikasi dan platform media sosial, yang dianggapnya lebih sulit diawasi.

"Bukan soal Saritem saja. Justru yang lebih mengerikan bagi saya adalah prostitusi yang dilakukan lewat platform media sosial," katanya.

Baca Juga: Hotel Lumensa Buka di Cihampelas Walk Bandung, Tawarkan Kamar Mulai Rp950 Ribu per Malam

Ia khawatir pembiaran terhadap aktivitas tersebut akan memperbesar persoalan sosial dan kesehatan masyarakat. Kekhawatiran utamanya adalah penyebaran HIV/AIDS yang bisa melonjak jika lokasi-lokasi prostitusi tidak ditertibkan.

"Kekhawatiran saya, keengganan kita menertibkan tempat-tempat prostitusi seperti itu kemudian akan membawa kehancuran kota ini yang lebih besar, yaitu tidak terkendalinya penyebarluasan HIV/AIDS," katanya.

Andri mendorong Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Satuan Polisi Pamong Praja memperkuat koordinasi untuk melakukan penjangkauan ke lokasi-lokasi yang terindikasi menjadi tempat praktik prostitusi. Upaya ini dinilai penting untuk menekan risiko penularan HIV/AIDS di Kota Bandung.

Baca Juga: Bank Mandiri Pasang ATM Emas di Dua Kantor Bandung, Warga Bisa Ambil Fisik dari Tabungan Digital

Pada September 2026, Wali Kota Bandung menutup 19 rumah prostitusi di Saritem melalui peninjauan yang dilakukan pada pukul 04.00 dini hari. Andri meminta pemerintah tidak hanya berfokus pada kawasan itu, tetapi juga memeriksa apartemen dan tempat hiburan malam.

Di sisi lain, Andri menilai penutupan kawasan prostitusi harus diiringi solusi ekonomi bagi warga terdampak. Ia menyebutkan kawasan Saritem memiliki aset milik Pemerintah Kota Bandung yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

"Kenapa saya bilang begini? Karena kita sudah punya modal tanah. Banyak tanah Pemda di Saritem. Daripada terlantar dan tidak jadi apa-apa, coba tata ulang Saritem memiliki fungsi komersial untuk memberdayakan penduduk setempat," katanya.

Ia mencontohkan brand clothing Matty Rush yang dikelola anak-anak muda Saritem sebagai bukti potensi ekonomi kreatif di kawasan tersebut. Menurut Andri, usaha tersebut menunjukkan bahwa masyarakat setempat mampu mengembangkan kegiatan produktif sekaligus mengubah citra negatif kawasan itu.

Andri mengusulkan agar Saritem ditata ulang menjadi pusat industri distro yang terintegrasi, mencakup produksi pakaian, konveksi, pembentukan komunitas kreatif, hingga pemasaran produk. Ia menilai potensi ini belum mendapat dukungan optimal dari pemerintah kota.