Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

ASN Jawa Barat Jalani WFA Jelang Aksi Demo BEM SI di Gedung Sate

Jabar · Oleh Rizky Maulana ·

ASN Jawa Barat Work From Anywhere mulai pk 12.00 WIB jelang aksi demo BEM SI di Gedung Sate. Parkir ditutup, kendaraan antar-jemput disediakan.

ASN Jawa Barat Jalani WFA Jelang Aksi Demo BEM SI di Gedung Sate

Kesiapan Gedung Sate Menjelang Aksi Demonstrasi Besar

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengambil langkah strategis dengan memberlakukan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN). Kebijakan ini berlaku mulai pukul 12.00 WIB, sebagai bentuk antisipatif menjelang aksi demonstrasi besar yang direncanakan bakal memadati kawasan Gedung Sate.

Kebijakan WFA untuk ASN sebagai Langkah Antisipatif

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) bakal melakukan aksi demonstrasi dengan total massa diperkirakan mencapai ratusan orang di Gedung DPRD Jawa Barat. Guna mendukung kelancaran pengamanan kawasan Gedung Sate dan mengantisipasi dampak dari aksi demonstrasi tersebut, Pemerintah Daerah Jawa Barat mengeluarkan instruksi agar ASN menjalaniWork From Anywhere.

"Setelah pukul 12.00 WIB, pegawai disarankan untuk menjalankan tugas kedinasan di luar kantor untuk meminimalisasi pergerakan dan kepadatan aktivitas di kawasan Gedung Sate selama aksi berlangsung."

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat, Adi Komar, membenarkan instruksi yang dikeluarkan oleh Biro Umum Sekretariat Daerah Jawa Barat terkait kebijakan WFA tersebut. "Informasi tersebut benar adanya," ucap Adi saat dikonfirmasi.

Penutupan Area Parkir dan Penyediaan Transportasi Pengganti

Sebagai bagian dari strategi pengamanan, Biro Umum Setda Jawa Barat juga mengeluarkan imbauan terkait penggunaan kendaraan operasional. Dalam surat edaran tersebut, pegawai diimbau tidak membawa roda empat ke kantor karena area parkir Gedung Sate akan ditutup selama proses pengamanan berlangsung.

Imbauan bagi Pegawai Selama Masa Demonstrasi

Selain kebijakan WFA, terdapat beberapa imbauan penting bagi seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat:

  1. Menghindari aktivitas yang tidak berkepentingan di sekitar lokasi aksi demonstrasi
  2. Melakukan pengawasan dan pengendalian oleh para pimpinan agar capaian kerja tetap tercapai
  3. Menjalankan tugas kedinasan secara optimal di luar kantor selama masa kebijakan WFA berlaku

Langkah ini bertujuan memastikan bahwa operasional pemerintahan tetap berjalan efektif meskipun sebagian besar aktivitas dipindahkan ke luar kawasan Gedung Sate.

Kronologi Demonstrasi Sebelumnya

Sebelumnya, aksi demonstrasi mahasiswa yang menuntut perbaikan ekonomi dan penghentian program makan bergizi gratis (MBG) telah dilaksanakan pada Senin (15/6/2026). Aksi massa tersebut berjalan kondusif, meski sempat memanas akibat adanya ledakan petasan di lokasi DPRD Jawa Barat.

Setelah waktu magrib, aksi demonstrasi akhirnya bubar secara damai. Petugas kepolisian tetap melakukan penjagaan ketat di sekitar lokasi untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Implikasi Kebijakan bagi Produktivitas Pemerintahan

Kebijakan WFA ini mencerminkan adaptasi pemerintah daerah dalam menghadapi situasi spesial tanpa mengorbankan produktivitas kerja. Dengan mengalihkan pekerjaan ke luar kantor, diharapkan capaian kerja ASN tetap dapat terpenuhi meskipun kondisi di kawasan pemerintahan sedang tidak常态.

Langkah koordinasi antara berbagai instansi, termasuk kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja, terus dilakukan untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama masa demonstrasi berlangsung.