Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

VAR Menghilangkan Gol Kakang Rudianto, PERSIB Tertinggal 0-1 di Babak Pertama vs Persebaya

Bola · Oleh Aditya Pratama ·

Babak pertama pertandingan pekan ke-24 Super League 2025/26 antara PERSIB dan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo berakhir dengan skor 1-0 untuk Persebaya, setelah gol Kakang Rudianto dianulir VAR dan Bruno Moreira mencetak penalti.

VAR Menghilangkan Gol Kakang Rudianto, PERSIB Tertinggal 0-1 di Babak Pertama vs Persebaya

Gol Kakang Rudianto yang dianulir VAR selama pertandingan PERSIB vs Persebaya

Pendahuluan: Konteks Pertandingan PERSIB vs Persebaya Pekan 24 Super League 2025/26

Senin, 2 Maret 2026, Stadion Gelora Bung Tomo menjadi lokasi pertandingan pekan ke-24 Super League 2025/26 antara dua tim besar Liga Indonesia, PERSIB Maung Bandung dan Persebaya Surabaya. Babak pertama pertandingan berakhir dengan PERSIB tertinggal 0-1, setelah dua momen penting yang mempengaruhi jalannya pertandingan: gol penalti Bruno Moreira untuk Persebaya dan keputusan VAR yang menganulir gol Kakang Rudianto di menit tambahan akhir babak pertama.

Starting Lineup yang Diumumkan Bojan Hodak

Pelatih PERSIB, Bojan Hodak, memutuskan untuk mempertahankan starting lineup yang sama dengan pertandingan sebelumnya melawan Madura United. Kesebelas pemain utama Maung Bandung adalah:

Lineup ini menunjukkan kepercayaan Hodak pada pemain inti yang telah tampil konsisten dalam beberapa pertandingan terakhir.

Detik-detik Penting Babak Pertama Pertandingan

Pertandingan dimulai dengan serangan awal dari Persebaya yang mencoba menekan pertahanan PERSIB. Pada menit ke-14, Berguinho berhasil menciptakan ancaman dengan bekerja sama dengan Saddil Ramdani, mengirimkan umpan ke arah Ramon "Tanque" yang berada di mulut gawang, tapi umpan tersebut berhasil diputus oleh pemain pertahanan Persebaya dan hanya menghasilkan sepak pojok.

Pada menit ke-21, wasit Eko Saputro memberikan kartu kuning kepada Bojan Hodak yang memicu reaksi emosional dari pelatih Maung Bandung dan stafnya. Keputusan ini dianggap cukup mengejutkan, mengingat belum ada tindakan jelas yang menyebabkan Hodak mendapatkan kartu kuning.

Saat memasuki paruh kedua babak pertama, PERSIB mulai menunjukkan permainan yang lebih baik. Pada menit ke-23, Saddil Ramdani berhasil lolos dari kawalan pemain Persebaya setelah menerima umpan terobosan dari Berguinho, tapi penyelesaian akhirnya bisa digagalkan oleh kiper Persebaya Ernando Ari, yang tampil sigap.

Beberapa menit kemudian, pada menit ke-27, Persebaya mengirimkan serangan berbahaya ke dalam kotak penalti PERSIB, tapi halauan solid dari kapten Federico Barba berhasil mengamankan gawang Teja Paku Alam. Dua menit kemudian, Luciano Guaycochea melepaskan tembakan jarak menengah di dalam kotak penalti, tapi Ernando Ari kembali tampil prima untuk membendung tembakan tersebut.

Keputusan VAR yang paling berpengaruh datang pada menit ke-40, setelah Bruno Moreira bertubrukan dengan Federico Barba di dalam kotak penalti. Wasit awalnya tidak memberikan tanda penalti, tapi setelah meninjau tayangan ulang VAR, ia memutuskan untuk memberikan tendangan penalti untuk Persebaya. Pada menit ke-44, Bruno Moreira berhasil mencetak gol dari titik penalti, membawa Persebaya unggul 1-0.

Babak pertama memasuki tambahan waktu lima menit. Pada menit 45+2, Uilliam Barros Pereira menerima kartu kuning setelah melakukan pelanggaran terhadap Jefferson dari Persebaya. Beberapa menit kemudian, pada menit 45+4, Ramon "Tanque" dijatuhkan dekat kotak penalti, dan PERSIB mendapatkan tendangan bebas. Luciano Guaycochea mengambil tendangan bebas tersebut, tapi tembakannya bisa ditinju oleh Ernando Ari.

Pada menit terakhir tambahan waktu, menit 45+5, Kakang Rudianto berhasil menyambar bola liar di dalam kotak penalti Persebaya dan mengirimkan bola ke dalam gawang, membuat gol yang membuat penonton bergairah. Namun, wasit memutuskan untuk meninjau keputusan tersebut melalui VAR, dan akhirnya menganulir gol Kakang setelah memastikan ada pelanggaran sebelum bola mencapai Kakang. Babak pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk Persebaya.

Analisis Pertandingan Babak Pertama

Meskipun PERSIB berhasil menciptakan beberapa peluang serangan yang baik, kesulitan dalam menyelesaikan peluang dan keputusan VAR yang menganulir gol Kakang menjadi faktor utama yang membuat mereka tertinggal di babak pertama. Kartu kuning yang diterima Bojan Hodak juga mungkin mempengaruhi dinamika tim di babak pertama, meskipun tim masih mampu bermain disiplin di bagian pertahanan.

Persebaya sendiri tampil cukup solid di babak pertama, memanfaatkan kesempatan yang diberikan oleh VAR untuk mencetak gol penalti dan mempertahankan keunggulan hingga akhir babak pertama. Kiper Ernando Ari tampil sangat baik dalam menyelamatkan gawangnya dari beberapa tembakan berbahaya PERSIB, yang menjadi kunci keunggulan tim tuan rumah di babak pertama.