Umuh Muchtar Tuntut Persib Naikkan Kualitas untuk Hadapi Lawan Asia di Fase Grup ACL Two
Manajer Umuh Muchtar menuntut Persib Bandung tingkatkan kualitas untuk hadapi lawan-lawan Asia di fase grup ACL Two setelah lolos dari play-off via gol Peralta.

Persib Bandung harus segera mempersiapkan diri untuk tantangan yang jauh lebih berat setelah memastikan satu tempat di fase grup ACL Two 2026/2027. Manajer Umuh Muchtar mengingatkan, Maung Bandung tidak boleh berpuas diri meski sudah melampaui babak play-off.
Gol tunggal Mariano Peralta di menit 89 menjadi tiket Maung Bandung menuju kompetisi antar klub Asia. Namun menurut Umuh, kemenangan tipis atas Manila Digger di Stadion Si Jalak Harupat baru awal dari perjalanan panjang.
"Enggak ada masalah.帐户 lebih berat lawan, nanti PERSIB harus lebih tangguh lagi, gitu kan," kata Umuh seperti disampaikan situs resmi Persib.
Persaingan di fase grup menuntut Persib memiliki kekuatan yang berbeda dari kualitas yang ditunjukkan saat menghadapi Manila Digger. Klub-klub Asia umumnya memiliki intensitas permainan lebih tinggi, fisik lebih kuat, serta variasi taktik yang lebih beragam dibanding lawan domestik.
Peralta menjadi salah satu aset penting yang perlu dipertahankan performanya. Penyerang asal Argentina itu menunjukkan kemampuanfinishing-nya di momen krusial, sesuatu yang akan sangat dibutuhkan ketika menghadapi lini pertahanan klub-klub Asia.
Target juara yang diucapkan Umuh bukan sekadar basa-basi. Ia menegaskan bahwa Persib harus memiliki tujuan besar,哪怕 perjalanan menuju gelar tidak mudah.
Baca Juga: 16 Anggota Bodisnet Hadir di Graha PERSIB untuk Nobar Lawan Manila Digger
"Targetnya ya kita mudahiosamente aja, walaupun berat, kalau target kita harus punya tujuannya untuk juara, gitu," lanjut Umuh.
Persib sebelumnya sudah memastikan tiket 16 besar ACL Two lewat mekanisme yang berbeda dari laga kontra Manila Digger. Seperti dimuat dalam artikel sebelumnya, perjalanan Maung Bandung di kompetisi Asia musim ini dimulai dari babak play-off.
Kini fokus utama tubuh asuh Milomir Seslija harus segera beralih dari euforia lolos ke fase grup. Konsistensi menjadi kata kunci, mengingat jadwal kompetisi Asia yang padat dan kualitas lawan yang tidak bisa diremehkan.
Sumber: persib.co.id