Tur GBLA Lengkap: Pengalaman Unik Siswa SMP Taruna Bakti Bandung
Puluhan siswa kelas VII E SMP Taruna Bakti Kota Bandung mendapat pengalaman unik tur lengkap Stadion GBLA, memasuki lorong pemain, ruang ganti, dan lapangan pertandingan untuk pertama kalinya.

Tanggal 24 Februari 2026 menjadi hari yang tak terlupakan bagi puluhan siswa kelas VII E SMP Taruna Bakti, Kota Bandung. Untuk pertama kalinya, mereka memasuki Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) bukan sebagai penonton pertandingan, melainkan sebagai tamu yang menjelajahi setiap sudut stadion dari perspektif para pemain profesional. Bagi sebagian dari mereka, sepakbola bukanlah dunia yang dekat—bahkan tidak sedikit yang sebelumnya belum mengenal Persib dengan baik. Namun, justru dari situ, pengalaman tur ini menjadi lebih bermakna, membuka jendela baru untuk memahami sepakbola bukan hanya sebagai pertandingan, tetapi juga proses persiapan dan mimpi yang bisa diwujudkan.
Detur Lengkap Stadion GBLA untuk Siswa Taruna Bakti
Para siswa mengikuti tur yang dipandu oleh staf manajemen GBLA, dengan mengunjungi beberapa area kunci stadion, antara lain:
- Lorong resmi yang biasanya hanya dilalui oleh pemain Persib sebelum memasuki lapangan pertandingan
- Ruang ganti tim tempat para atlet menyiapkan diri sebelum bertanding
- Ruang konferensi pers tempat para pemain memberikan wawancara setelah pertandingan
- Hamparan lapangan GBLA yang selama ini hanya mereka lihat dari layar televisi
Selama tur, pemandu tur juga menjelaskan berbagai detail fasilitas stadion, seperti sistem pencahayaan lapangan yang dirancang untuk meningkatkan visibilitas selama pertandingan malam, serta ruang medis tim yang dilengkapi peralatan lengkap untuk menangani cedera pemain. Para siswa tampak antusias, bertanya berbagai pertanyaan tentang kehidupan sehari-hari para pemain dan bagaimana mereka bersiap menghadapi pertandingan berat.
Pendapat Siswa dan Guru Pendamping
Salah satu siswi, Leah, mengaku bahwa ini adalah pertama kalinya ia datang ke GBLA dan tidak pernah menyangka bahwa stadion ini begitu luas dan megah. "Saya jarang menonton pertandingan sepakbola, tapi hari ini saya merasa senang bisa berdiri di tempat yang sama dengan pemain favorit mereka. Ini adalah pengalaman yang tidak akan saya lupakan," ujarnya dengan senang.
Sementara itu, Dilan, seorang siswa lain, menyatakan bahwa kunjungan ini telah membuka minatnya terhadap sepakbola. "Ini bukan hanya kunjungan pertama ke stadion, tapi saya ingin kembali lagi suatu hari nanti, mungkin sebagai pemain yang bermain di lapangan ini," katanya dengan penuh semangat.
Wali kelas para siswa, Ranto S.Pd., turut merasakan kebanggaan saat melihat para siswa menjelajahi fasilitas GBLA. Ia berharap bahwa kunjungan ini dapat memberi inspirasi kepada para siswa untuk mengejar mimpi mereka, apapun bidang yang mereka pilih.
"Saya sangat bangga melihat fasilitas stadion kebanggaan Kota Bandung ini dijelajahi oleh para siswa. Semoga GBLA terus berkembang dan menjadi wadah untuk mengembangkan bakti sepakbola di Jawa Barat," ujarnya.
Konteks GBLA di Musim 2026
Saat ini, Stadion GBLA menjadi rumah kedua bagi Persib yang belum terkalahkan sepanjang musim Super League Indonesia maupun ajang AFC Champions League Two. Catatan tak terkalahkan ini menambah kebanggaan masyarakat Bandung terhadap tim lokal mereka. Stadion ini akan kembali menjadi saksi perjuangan Persib ketika mereka menjamu Madura United pada Kamis, 26 Februari 2026.
Meskipun kunjungan ini hanya berlangsung beberapa jam, pengalaman memasuki jalur pemain, melihat ruang ganti, dan berdiri di lapangan GBLA akan meninggalkan kesan yang abadi bagi para siswa Taruna Bakti. Ini adalah langkah kecil yang bisa menjadi awal dari mimpi besar mereka di masa depan—entah itu menjadi pemain sepakbola profesional, pelari lapangan, atau bahkan profesional di bidang lain yang membutuhkan semangat kerja keras dan dedikasi seperti yang mereka lihat di GBLA hari ini.