Thom Haye dan Andrew Jung Antar PERSIB Ungguli Persik di Babak Pertama
PERSIB Bandung ungguli Persik Kediri 2-0 di babak pertama pertandingan pekan ke-25 Liga Super 2025/26 via dua penalti Thom Haye dan Andrew Jung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Pertandingan pekan ke-25 Liga Super Indonesia 2025/26 antara PERSIB Bandung dan Persik Kediri berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Senin, 9 Maret 2026. Sebelum pertandingan dimulai, pelatih PERSIB Bojan Hodak menurunkan starting XI full andalan, yang terdiri dari pemain lokal dan asing berpengalaman. Hasil babak pertama menunjukkan bahwa tuan rumah unggul 2-0 atas tamu dari Kediri, berkat dua tendangan penalti yang berhasil dieksekusi dengan sempurna.
Starting XI PERSIB Bandung
Untuk pertandingan ini, Bojan Hodak mempersiapkan line-up berikut:
- Kiper: Teja Paku Alam
- Bek Bertahan: Eliano Reinjders, Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Federico Barba (yang menjabat sebagai kapten tim)
- Gelandang: Thom Haye, Frans Putros, Beckham Putra Nugraha, Adam Alis
- Penyerang Depan: Rosembergne "Berguinho" Da Silva, Andrew Jung
Line-up ini menunjukkan fokus Hodak pada keseimbangan antara pertahanan dan serangan, dengan menggabungkan pengalaman bek asing dan kecepatan gelandang serta penyerang lokal.
Perjalanan Pertandingan Babak Pertama
Awal pertandingan berjalan cukup ketat, dengan kedua tim saling mencoba membangun serangan namun belum bisa menciptakan peluang yang jelas untuk mencetak gol. Peluang pertama yang berbahaya muncul bagi PERSIB pada menit ke-18, ketika Berguinho mendapatkan bola di area depan kotak penalti, namun tendangannya kurang presisi dan dilempar ke luar gawang.
Tidak lama kemudian, pada menit ke-22, drama penalti pertama terjadi. Berguinho berlari mengejar umpan ke dalam kotak penalti, namun diganggu secara tidak fair oleh pemain bek Persik, membuatnya terjatuh dan terganggu kesempatan untuk menembak. Wasit segera menunjuk titik putih untuk memberikan tendangan penalti kepada PERSIB. Thom Haye, yang sudah memiliki pengalaman mengeksekusi penalti di beberapa pertandingan sebelumnya, mengambil alih eksekusi dan berhasil membobol gawang Leonardo Navacchio di menit ke-24, memberikan keunggulan 1-0 bagi tuan rumah.
Setelah mendapatkan keunggulan, PERSIB semakin agresif dalam menyerang, mencoba menambah skor sebanyak mungkin sebelum babak pertama berakhir. Pada menit ke-28, Beckham Putra mendapatkan ruang di sisi kiri lapangan dan mengirim umpan tarik ke arah Andrew Jung di depan gawang, namun gangguan dari pemain bek Persik membuat Beckham kehilangan keseimbangan dan umpan tersebut tidak bisa dimaksimalkan.
Sementara itu, Persik sempat menciptakan ancaman serangan sendiri melalui Ezra Walian, pemain yang pernah membela PERSIB selama dua musim sebelumnya. Pada menit ke-35, Ezra mendapatkan posisi bebas di luar kotak penalti dan mencoba tendangan bebas yang cukup berbahaya, namun Teja Paku Alam keluar dengan cepat dari sarangnya dan menangkap bola dengan aman tanpa ada masalah.
Drama penalti kedua terjadi di menit ke-38, ketika Frans Putros menerima umpan dari Beckham Putra dan berlari ke dalam kotak penalti, namun dijatuhkan secara brutal oleh Adrian Luna. Wasit tidak ragu kembali menunjuk titik putih untuk memberikan kesempatan kedua bagi PERSIB. Kali ini, Andrew Jung yang dipercaya menjadi eksekutor penalti, dan ia tidak melewatkan kesempatan tersebut, menendang bola ke sudut kanan gawang Navacchio yang tidak bisa dijangkau, menggandakan keunggulan PERSIB menjadi 2-0 di menit ke-40.
Setelah gol kedua tersebut, pertandingan babak pertama memasuki tambahan waktu dua menit. Tidak ada peluang tambahan yang berbahaya tercipta dari kedua tim, sehingga pertandingan babak pertama pun berakhir dengan skor 2-0 untuk PERSIB Bandung.
Analisis Awal Pertandingan
Dari perjalanan babak pertama, beberapa titik fokus utama dapat diidentifikasi:
- Keputusan Wasit: Dua tendangan penalti yang diberikan menjadi perdebatan kecil di kalangan penonton, namun berdasarkan tayangan ulang, kedua pelanggaran tersebut cukup jelas dan layak diberikan penalti.
- Kinerja Thom Haye dan Andrew Jung: Kedua pemain asing PERSIB ini menjadi pahlawan tim di babak pertama, dengan masing-masing mengeksekusi penalti dengan presisi sempurna.
- Ancaman Ezra Walian: Kehadiran Ezra Walian yang pernah membela PERSIB memberikan ancaman tersendiri bagi timnya, namun tidak bisa menciptakan gol di babak pertama.
Hasil skor 2-0 di babak pertama memberikan keuntungan besar bagi PERSIB untuk mempertahankan keunggulan di babak kedua, sementara Persik harus melakukan perubahan taktis yang signifikan untuk bisa bangkit kembali.