Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Syaiful Huda Lantik Pengurus PKB Bekasi 2026-2031, 47 Persen Ketua Kecamatan Partai Berasal dari Perempuan

Jabar · Oleh ·

Syaiful Huda melantik pengurus PKB Bekasi 2026-2031. Sekitar 47 persen ketua DPAC di Jawa Barat kini perempuan, dan partai mempersiapkan diri menghadapi pemilih milenial serta Gen Z di Pemilu 2029.

Syaiful Huda Lantik Pengurus PKB Bekasi 2026-2031, 47 Persen Ketua Kecamatan Partai Berasal dari Perempuan

Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Bekasi masa bakti 2026-2031 resmi dikukuhkan. Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda meminta seluruh kader tidak sekadar menjalankan fungsi administratif partai, tetapi benar-benar menjadi simpul pelayanan masyarakat di wilayah masing-masing.

Syaiful Huda menyoroti perubahan konfigurasi pemilih yang akan dihadapi partai politik dalam Pemilu 2029. Berdasarkan proyeksinya, kelompok pemilih milenial dan generasi Z akan mendominasi komposisi electorate. Kondisi tersebut, menurutnya, merupakan tantangan sekaligus peluang bagi PKB untuk melakukan transformasi politik agar tetap relevan.

"Semua partai berlomba-lomba dan harus bekerja keras untuk mendapatkan simpati generasi milenial dan generasi Z," katanya dalam acara yang berlangsung di Bekasi.

Baca Juga: 500 Ribu Genteng dari Plered dan Majalengka Gerakkan Ekonomi Pengrajin dan Sopir Truk Jawa Barat

Di tingkat akar rumput, representasi perempuan dalam struktur PKB Jawa Barat menunjukkan tren peningkatan. Sekitar 47 persen ketua DPAC di tingkat kecamatan saat ini merupakan perempuan. Kondisi ini mencerminkan pergeseran pola keterwakilan di internal partai.

"Biasanya perempuan diberikan ruang sebagai bendahara. Sekarang kita transformasikan agar perempuan menjadi ketua-ketua," terang Syaiful Huda.

Regenerasi dan keterwakilan perempuan, menurut Syaiful Huda, bukan sekadar persoalan komposisi struktural. Itu merupakan bagian dari upaya PKB membangun wajah politik yang lebih inklusif sesuai perkembangan masyarakat. Anak-anak muda dan perempuan, katanya, membutuhkan politik yang tidak hanya bicara mengenai perebutan kekuasaan, tetapi juga menunjukkan keberpihakan terhadap persoalan kehidupan mereka.

Baca Juga: Longsor di Selacai Ciamis Menutup Jalan Kabupaten Sepanjang 100 Meter

Syaiful Huda menegaskan tanggung jawab pelayanan melekat pada seluruh struktur partai. Mulai dari anggota legislatif, pengurus, hingga kader memiliki ruang masing-masing untuk mengambil peran. Ia meminta kader tidak menjadikan politik sebagai kendaraan untuk kepentingan pribadi maupun keluarga, melainkan bekerja dan berpikir untuk kepentingan masyarakat.

Orientasi tersebut dianggap penting karena perjalanan menuju Pemilu 2029 akan berlangsung dalam lanskap politik yang terus berubah. PKB Bekasi harus memastikan setiap kadernya memiliki karakter kepedulian dan mampu membangun hubungan secara tulus dengan konstituen.