Prakiraan Cuaca 5 Februari, Jawa Barat hingga Papua Siaga Hujan Sangat Lebat
BMKG merilis peringatan dini cuaca ekstrem pada 5 Februari 2026 yang dipicu dua bibit siklon tropis dan sirkulasi siklonik. Wilayah seperti Jawa Barat, Sulsel, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan berpotensi mengalami hujan lebat, masyarakat diminta meningkatkan kesiapsiagaan.

Peringatan Dini BMKG: Cuaca Ekstrem Bakal Mengganggu Beberapa Wilayah Indonesia pada 5 Februari 2026
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini tentang potensi cuaca ekstrem yang akan melanda sejumlah wilayah Indonesia pada tanggal 5 Februari 2026. Kondisi ini tidak terjadi secara acak, melainkan dipicu oleh munculnya dua bibit siklon tropis yang aktif di sekitar perairan nusantara, serta adanya sirkulasi siklonik yang memperkuat sistem cuaca tersebut.
Apa yang Menyebabkan Cuaca Ekstrem pada 5 Februari 2026?
Menurut analisis citra satelit terbaru BMKG, terdapat dua bibit siklon tropis yang menjadi pemicu utama cuaca ekstrem:
- Bibit Siklon Tropis 94W: Terpantau berada di Samudra Pasifik, sebelah utara Papua. Sistem ini diprediksi akan berkembang menjadi siklon tropis yang persisten dalam 24 jam ke depan, dengan arah pergerakan menuju barat.
- Bibit Siklon Tropis 98P: Terdeteksi di daratan Australia, dengan kecepatan angin sekitar 25 knot. Intensitasnya akan meningkat seiring pergerakannya ke arah barat, mendekati pesisir barat Australia.
Selain kedua bibit siklon tersebut, BMKG juga memantau adanya sirkulasi siklonik di Samudra Pasifik Timur Laut Papua Nugini. Interaksi antara ketiga sistem ini menginduksi terbentuknya belokan angin dan daerah konvergensi (perlambatan kecepatan angin) yang memicu pertumbuhan awan hujan secara signifikan.
"Kondisi atmosfer saat ini sangat mendukung terjadinya hujan lebat hingga sangat lebat di sekitar wilayah sistem cuaca aktif," ujar pihak BMKG dalam pernyataannya.
Wilayah yang Berpotensi Terpengaruh Secara Berat
Masyarakat di empat wilayah berikut harus meningkatkan kesiapsiagaan karena berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat:
- Jawa Barat
- Sulawesi Selatan
- Papua Pegunungan
- Papua Selatan
Daerah-daerah ini berisiko tinggi terhadap banjir, tanah longsor, dan gangguan transportasi akibat curah hujan yang tinggi dalam waktu singkat.
Prakiraan Cuaca di Kota-Kota Utama Indonesia pada 5 Februari 2026
BMKG juga telah memetakan distribusi curah hujan di berbagai kota utama untuk membantu masyarakat mengantisipasi aktivitas harian:
- Hujan Petir: Pekanbaru, Bengkulu, Banjarmasin, Tanjung Selor
- Hujan Sedang: Serang, Denpasar, Makassar, Jayapura, Merauke
- Hujan Ringan: Banda Aceh, Medan, Padang, Jambi, Pangkalpinang, Palembang, Bandar Lampung, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, Mataram, Kupang, Kendari, Mamuju, Palu, Gorontalo, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayawijaya
- Berawan/Berawan Tebal: Tanjung Pinang, Manado
Langkah Kesiapsiagaan yang Harus Dilakukan Masyarakat
Untuk menghindari dampak buruk dari cuaca ekstrem, BMKG menyarankan masyarakat melakukan hal berikut:
- Selalu memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG, seperti website bmkg.go.id atau akun media sosial @infobmkg
- Hindari aktivitas di luar ruangan saat terjadi hujan lebat atau petir
- Periksa dan perbaiki saluran drainase di sekitar rumah untuk mencegah genangan air
- Jika tinggal di wilayah rawan tanah longsor, siapkan rute evakuasi yang jelas
- Ikuti perintah dari pihak berwenang jika ada peringatan evakuasi
Kesimpulan
Cuaca ekstrem pada 5 Februari 2026 adalah potensi risiko yang tidak boleh diabaikan. Dengan memahami penyebab dan dampaknya, serta melakukan langkah kesiapsiagaan yang tepat, masyarakat dapat mengurangi risiko kerugian akibat bencana hidrometeorologi. Tetap waspada dan selalu mengikuti informasi terbaru dari BMKG untuk keamanan diri dan keluarga.