Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Prakiraan Cuaca 27 Januari: Jawa Barat Siaga Hujan Ekstrem, Waspada Dampak Tekanan Rendah dari Teluk Carpentaria

Bandung · Oleh Salsa Maharani · · Diperbarui 2 Maret 2026

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem pada Selasa 27 Januari 2026, terutama di Jawa Barat. Fenomena tekanan rendah di sekitar Samudra Hindia meningkatkan risiko banjir bandang dan tanah longsor di wilayah terdampak.

Prakiraan Cuaca 27 Januari: Jawa Barat Siaga Hujan Ekstrem, Waspada Dampak Tekanan Rendah dari Teluk Carpentaria

Update Cuaca 27 Januari 2026: Peringatan BMKG Tentang Potensi Cuaca Ekstrem di Berbagai Wilayah Indonesia

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang akan terjadi pada Selasa, 27 Januari 2026. Peringatan ini diumumkan setelah analisis terbaru menunjukkan kondisi atmosfer yang sangat labil di sebagian besar wilayah Indonesia, terutama di pulau Jawa dan sekitarnya.

Penyebab Terbentuknya Potensi Cuaca Ekstrem

Kondisi cuaca ekstrem ini dipicu oleh terbentuknya beberapa daerah tekanan rendah di sekitar Samudra Hindia selatan Banten, Teluk Carpentaria, serta daratan Australia Barat Laut. Fenomena ini menginduksi terbentuknya:

Keberadaan jalur konfluensi di Samudra Hindia barat Sumatra, perairan selatan Jawa, Laut Jawa, Laut Sawu, hingga Laut Timor juga memperkuat suplai massa udara basah. Kondisi ini secara signifikan meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan yang masif, sehingga risiko hujan intensitas tinggi hingga ekstrem menjadi lebih besar.

"Dinamika atmosfer saat ini sangat mendukung terjadinya hujan dengan intensitas tinggi di wilayah-wilayah yang terkena dampak jalur konvergensi dan konfluensi," ujar pihak BMKG dalam pernyataannya.

Detail Prakiraan Cuaca Berdasarkan Wilayah

BMKG merilis prakiraan cuaca rinci untuk setiap wilayah Indonesia pada 27 Januari 2026:

Level Kewaspadaan yang Harus Diperhatikan

BMKG mengimbau masyarakat dan instansi terkait untuk meningkatkan kewaspadaan pada level berikut:

Wilayah-wilayah ini memiliki risiko tinggi terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang.

Langkah Pencegahan yang Dapat Dilakukan Masyarakat

Untuk mengurangi risiko dampak cuaca ekstrem, masyarakat di wilayah terdampak disarankan untuk:

Dengan melakukan langkah-langkah ini, masyarakat dapat meminimalkan risiko kerugian akibat cuaca ekstrem yang akan terjadi pada 27 Januari 2026.