Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

PERSIB U18 Kehilangan Dua Gol di Empat Menit Akhir, Imbang 2-2 dari PSIS Semarang

Bola · Oleh ·

PERSIB U18 kehilangan keunggulan 2-0 dan kebobolan dua gol dari titik putih dalam empat menit terakhir, finis imbang 2-2 lawan PSIS Semarang di Stadion Arcamanik.

PERSIB U18 Kehilangan Dua Gol di Empat Menit Akhir, Imbang 2-2 dari PSIS Semarang

Dua gol dalam jarak empat menit mengoyak keunggulan yang sudah di tangan PERSIB U18. Tim Maung Ngora harus puas berbagi poin dengan PSIS Semarang U18 setelah bermain imbang 2-2 di Stadion Arcamanik, Minggu, 4 Oktober 2026, pada game kedua babak pendahuluan Grup B Elite Pro Academy (EPA) ONE.

PERSIB memastikan superiority mereka lebih dulu lewat gol Razlya Putra Setiawan menit ke-65, kemudian keunggulan digandakan oleh gol bunuh diri pemain PSIS, Faris Dirga Atmaja, pada menit ke-76. Skor 2-0 seolah sudah mengunci tiga poin, tapi pertahanan PERSIB U18 pecah dua kali di fase akhir.

M. Rofiq Januar menjadi pembeda bagi PSIS. Ia mencetak dua gol dari titik putih, masing-masing pada menit ke-83 dan ke-88. 불과 empat menit, clean sheet yang sudah dibangun selama hampir seluruh babak kedua buyar.

Baca Juga: PERSIB U16 Balikkan Skor 3-1 atas PSIS Semarang meski Bermain dengan Sepuluh Pemain

Pelatih PERSIB U18 Tito Agung Setiawan menyebut hilangnya fokus sebagai biang masalah. "Memang sempat unggul, cuma di menit-menit akhir kami hilang fokus yang akhirnya harus berbagi poin. Sangat disayangkan dan akan jadi catatan bagi kami, tapi lepas dari itu, tim sebenarnya mengalami progress," katanya.

Satu yang mencolok dari susunan starter hari itu. Dari sebelas pemain awal yang turun, cuma satu yang bertahan dari skuad yang dimainkan pada laga pertama kemarin, yakni Maulana Malik Ibrahim. Sisanya dirotasi habis. Tito menjelaskan strateginya agar dua tim bisa tampil di dua hari kompetisi beruntun, sekaligus memberi kesempatan lebih banyak pemain berkembang.

"Ini kompetisi yang panjang dan harus bisa menghasilkan dua tim untuk bermain di hari Sabtu dan Minggu. Kami juga ingin memberi pemain kesempatan agar mereka bisa berprogress di setiap pekannya," jelas Tito.

Baca Juga: Eriko Sulastiano Bikin Dwigol, Persib U20 Puncaki Grup B EPA ONE Usai Hancurkan PSIS Semarang 4-0

Progres memang terlihat, tapi konsistensi masih jadi PR. PERSIB sudah menunjukkan kemampuan mendominasi permainan, termasuk dalam penguasaan bola dan variasi serangan. Namun, ketidakmampuan mempertahankan keunggulan dalam fase-fase krusial menandakan Mentalitas pemain di bawah tekanan belum sepenuhnya terasah.

Dua laga berikutnya akan menjadi ujian nyata. PERSIB U18 akan melakoni laga tandang melawan Garuda United di Stadion Universitas Sebelas Maret, Solo, pada 10-11 Oktober 2026. Tito sudah menyipkan skema permainan umpan pendek cepat yang dikombinasikan dengan umpan direct untuk menghadapi lawan yang kemungkinan besar bakal menekan sejak awal.

"Kami akan matangkan permainan umpan-umpan pendek cepat yang dikombinasikan dengan umpan direct, juga mengasah kemampuan individu pemain ketika melakukan penetrasi ke daerah lawan," katanya.

Saat ini PERSIB U18 masih melengkapi skuad di Elite Pro Academy EPA ONE dengan target jelas: menghasilkan dua tim yang mampu bersaing di hari-hari berbeda. Semua mata kini mengarah ke Solo.

Sumber: persib.co.id