PERSIB U16 Balikkan Skor 3-1 atas PSIS Semarang meski Bermain dengan Sepuluh Pemain
PERSIB U16 membalikkan skor 3-1 atas PSIS Semarang di EPA ONE meski bermain dengan sepuluh pemain setelah kartu merah. Febri Ardiyan Permana mencetak brace.

Stadion Arcamanik, Kota Bandung, menjadi saksi comeback luar biasa PERSIB U16 di Elite Pro Academy (EPA) ONE. Sempat tertinggal 0-1 dan bermain dengan sepuluh pemain setelah Alif Rahman recibir kartu merah di menit 76, Maung Ngora justru menambah dua gol di sisa waktu normal.
Dua gol balasan dihasilkan Febri Ardiyan Permana yang mencetak brace di menit 64 dan 90. Satu gol lain disumbangkan Jibril Alfaraby di menit 84. Skor 3-1 atas PSIS Semarang ini melengkapi start sempurna PERSIB U16 di kompetisi usia muda tersebut.
Sumbangan enam poin dari dua laga telah mengangkat Maung Ngora ke puncak klasemen sementara Grup B. Perolehan ini berawal dari kemenangan besar 8-1 atas lawan yang sama sehari sebelumnya di game pertama, seperti tercatat di klasemen resmi turnamen.
Baca Juga: PERSIB U18 Kehilangan Dua Gol di Empat Menit Akhir, Imbang 2-2 dari PSIS Semarang
"Setelah tertinggal, ada juga kartu merah yang kami terima, tapi akhirnya kami bisa membalikkan keadaan. Itulah mentalitas dan kerja keras para pemain," kata pelatih Agi Maulana seusai pertandingan.
Kedalaman Skuad Jadi Kunci
Agi menegaskan keberhasilan meraih hasil maksimal di dua game beruntun tidak terlepas dari kedalaman skuad yang dimiliki. Ia menyebut timnya menyiapkan duaformasi berbeda untuk hari Sabtu dan Minggu agar tidak kelelahan.
Baca Juga: Eriko Sulastiano Bikin Dwigol, Persib U20 Puncaki Grup B EPA ONE Usai Hancurkan PSIS Semarang 4-0
"Sudah direncanakan tim pelatih jika tim ini tidak hanya fokus pada salah satu game, entah Sabtu atau Minggu saja, tapi kami ingin raih hasil maksimal di keduanya," terang Agi. "Tentunya, dengan dua laga awal di home dan alhamdulillah mendapat hasil yang sangat positif, ini menjadi modal awal bagi kami semua di dalam tim untuk tren positif ini berlanjut."
Pertandingan ini mempertandingkan Maung Ngora menghadapi tekanan berkali lipat lipat lebih besar ketika harus bermain bertahan dengan satu orang less. Namun lini serang yangRotasi bisa tetap produktif bahkan setelah mengalami keunggulan numerik di pihak lawan.
Hasil positif ini menjadi bekal penting menjelang sisa jornada grup EPA ONE. Dukungan penonton di markas sendiri, Stadion Arcamanik, turut menjadi faktor yang助张气势 anak-anak asuh Agi Maulana untuk membalikkan keadaan.
Sumber: persib.co.id