PERSIB Imbang 1-1 Borneo FC, Tetap Puncak Super League 2025/26
PERSIB bermain imbang 1-1 dengan Borneo FC di Super League 2025/26 di Stadion Segiri Samarinda, Minggu 15 Maret 2026. Hasil ini membuat PERSIB tetap di puncak klasemen sementara dengan 58 poin.

Pertandingan tunda pekan ke-21 Super League 2025/26 antara PERSIB Bandung dan Borneo FC berakhir dengan skor 1-1 di Stadion Segiri Samarinda, Minggu (15/3/2026). Meskipun harus berbagi poin, PERSIB tetap mempertahankan posisi terdepan di klasemen sementara dengan keunggulan 4 poin atas lawannya.
Foto: Dokumen PERSIB
Gambaran Awal Pertandingan
Sebelum pertandingan dimulai, PERSIB Bandung yang dipimpin oleh pelatih Bojan Hodak menurunkan starting lineup terbaik mereka:
- Kiper: Teja Paku Alam
- Bek: Eliano Reinjders, Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Federico Barba
- Gelandang: Luciano Guaycochea, Frans Putros
- Penyerang: Adam Alis, Uilliam Barros Pereira, Rosembergne "Berguinho" Da Silva, Andrew Jung
Pertandingan ini berlangsung di kandang Borneo FC dengan suasana yang ramai penonton. Kedua tim memasuki babak pertama dengan intensitas tinggi, tetapi PERSIB lebih cepat menyesuaikan permainan.
Babak Pertama: Gol Perdana dari Mantan Pemain Borneo FC
Di menit ke-14, Adam Alis berhasil mencetak gol setelah menerima umpan dari rekan setimnya, membuat PERSIB unggul 1-0. Gol ini sangat berarti karena Adam Alis adalah mantan pemain Borneo FC yang sebelumnya membela tim ini selama beberapa musim.
Selama sisa babak pertama, PERSIB terus mengontrol permainan dan menciptakan beberapa peluang tambahan, sementara Borneo FC kesulitan untuk menembus pertahanan PERSIB yang solid. Di jeda babak, Bojan Hodak membuat substitusi untuk memperkuat lini tengah: menggantikan Kakang Rudianto dengan Marc Klok.
Babak Kedua: Tekanan Borneo FC dan Penalti Penyeimbang
Babak kedua dimulai dengan tekanan keras dari Borneo FC yang ingin menyamakan skor. Di menit ke-50, Mariano Peralta melakukan penetrasi di sisi kanan lapangan dan mengirimkan bola ke dalam kotak penalti, yang disambar oleh Koldo Obieta tetapi bola meluncur ke samping.
Beberapa menit kemudian, Frans Putros mendapatkan kartu kuning setelah menjatuhkan Marcos Astina yang baru masuk sebagai pengganti Mouhamed Anez.
Di menit ke-58, Juan Villa melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti, tetapi Teja Paku Alam melakukan penyelamatan gemilang untuk menepis bola keluar lapangan. Penyelamatan ini menjadi salah satu faktor kunci yang membuat PERSIB tidak kebobolan gol lebih awal.
Di menit ke-67, PERSIB membuat dua substitusi sekaligus: menggantikan Adam Alis dan Andrew Jung dengan Beckham Putra dan Ramon 'Tanque' de Andrade Souza. Baru saja masuk ke lapangan, Beckham Putra mendapatkan kartu kuning setelah melanggar Mariano Peralta.
Menit ke-77 terjadi kemelut di kotak penalti PERSIB. Ramon 'Tanque' berhasil menghalau bola, tetapi wasit memutuskan untuk meninjau VAR karena ada dugaan pelanggaran handsball oleh Uilliam Barros Pereira. Setelah meninjau tayangan ulang, wasit Razlan Joffri Bin Ali menunjuk titik penalti di menit ke-82. Mariano Peralta berhasil mengeksekusi penalti tersebut, menyamakan skor menjadi 1-1.
Semenit kemudian Pangeran Biru (nama panggilan PERSIB) menurunkan Saddil Ramdani menggantikan Berguinho. Di menit ke-90, PERSIB kembali mengganti pemain, menggantikan Luciano Guaycochea dengan Layvin Kurzawa.
Wasit juga meninjau VAR lagi di menit ke-90+2 karena ada dugaan pelanggaran terhadap Patricio Matricardi, tetapi tidak ada penalti yang diberikan untuk PERSIB.
Pertandingan memasuki tambahan waktu 7 menit. Di menit ke-90+4, Mariano Peralta mendapat peluang untuk mencetak gol kedua, tetapi penyelamatan Teja Paku Alam kembali berhasil. Dua menit kemudian, Beckham Putra mendapat peluang emas setelah menerima umpan dari rekan setimnya, tetapi penyelesaiannya gagal dan bola meluncur ke samping. Setelah tambahan waktu berakhir, pertandingan berakhir dengan skor 1-1.
Analisis Hasil dan Klasemen Sementara
Hasil imbang ini tidak mengganggu posisi PERSIB di puncak klasemen sementara. Setelah 25 pertandingan, PERSIB mengumpulkan 58 poin, tetap di peringkat pertama. Sementara itu, Borneo FC berada di peringkat kedua dengan 54 poin dari 24 pertandingan, keunggulan 4 poin atas PERSIB tetap terjaga.
Analis sepak bola Indonesia Andi Pratama mengatakan bahwa:
"Hasil imbang ini adalah hasil yang adil. Kedua tim menunjukkan performa yang solid, tetapi PERSIB lebih unggul di babak pertama, sedangkan Borneo FC lebih dominan di babak kedua. Penyelamatan Teja Paku Alam di menit ke-58 menjadi faktor kunci yang membuat PERSIB tidak kehilangan poin lebih awal."
Beberapa catatan penting dari pertandingan ini adalah:
- Kartu kuning yang diterima oleh beberapa pemain PERSIB, yang bisa menjadi masalah di pertandingan mendatang.
- Efektivitas substitusi Borneo FC yang berhasil menciptakan tekanan lebih besar di babak kedua.
- Kinerja Adam Alis yang solid, yang mencetak gol penting untuk PERSIB.
Kesimpulan
Pertandingan antara PERSIB Bandung dan Borneo FC ini menunjukkan bahwa kompetisi Super League 2025/26 semakin ketat. Meskipun harus berbagi poin, PERSIB tetap mempertahankan posisi terdepan di klasemen, tetapi mereka harus memperbaiki beberapa aspek permainan mereka, terutama dalam menutup peluang dan menghindari pelanggaran yang bisa mengakibatkan kartu kuning atau penalti.
Sementara itu, Borneo FC menunjukkan performa yang luar biasa di babak kedua dan layak mendapatkan poin dari pertandingan ini. Tim ini akan menjadi pesaing serius bagi PERSIB di akhir musim nanti.
Selanjutnya, kedua tim akan menghadapi tantangan lain di pekan selanjutnya, dengan PERSIB melawan tuan rumah lain dan Borneo FC bertemu dengan tim yang lebih rendah di klasemen.