Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

PERSIB Bandung Menang 5-0 atas Madura United, Kokoh di Puncak Klasemen

Bola · Oleh Aditya Pratama · · Diperbarui 2 Maret 2026

PERSIB Bandung mencatat kemenangan 5-0 atas Madura United di Liga 1 2025/26 pekan ke-23, menjadi kemenangan terbesar musim ini. Hasil ini membuat Maung Bandung kokoh di puncak klasemen.

PERSIB Bandung Menang 5-0 atas Madura United, Kokoh di Puncak Klasemen

Pertandingan Pekan 23 Liga 1 2025/26: PERSIB Bandung vs Madura United

Pertandingan pekan ke-23 Liga 1 2025/26 antara PERSIB Bandung melawan Madura United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Kamis, 26 Februari 2026, berakhir dengan skor telak 5-0 untuk tim Maung Bandung. Kemenangan ini bukan hanya menjadi kemenangan terbesar PERSIB sepanjang musim ini, tetapi juga mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen liga.

Konteks Pertandingan: Tanpa Bojan Hodak di Sisi Lapangan

PERSIB harus bermain tanpa didampingi langsung pelatih utama Bojan Hodak, yang terabsensi akibat akumulasi kartu kuning selama pertandingan sebelumnya. Meskipun kekurangan figur kepala pelatih, tim tetap menunjukkan komitmen dan disiplin tinggi dalam menjalankan taktik yang telah direncanakan. Starting lineup resmi PERSIB untuk laga ini adalah:

Babak Pertama: Dominasi Total PERSIB

PERSIB langsung mendominasi pertandingan sejak menit pertama. Serangan tajam tim berhasil dibuka oleh Ramon "Tanque" De Andrade Souza pada menit ke-13, setelah menerima umpan yang tepat dari rekan setimnya di kotak penalti. Tanque mencetak gol kedua kalinya dalam laga ini pada menit ke-33, memperkuat keunggulan PERSIB menjadi 2-0. Hanya beberapa menit sebelum akhir babak pertama, pada menit 45+2, Uilliam Barros mencetak gol ketiga untuk PERSIB, membuat skor 3-0 di istirahat. Meskipun Madura United sempat mencoba beberapa ancaman melalui tendangan bebas, Teja Paku Alam berhasil menepis semua usaha mereka.

Babak Kedua: Serangan Tetap Tajam dan Perubahan Pemain

Babak kedua dimulai dengan PERSIB tetap mempertahankan tekanan serang. Pada menit ke-53, Uilliam Barros hampir mencetak gol kedua kalinya dalam laga ini, tetapi tandukannya berhasil dihalau oleh penjaga gawang Madura United, Dicky. Pada menit ke-60, Luciano Guaycochea mendapatkan bola di depan kotak penalti dan mengeksekusinya dengan sepakan kaki kanan, tetapi bola tepat masuk ke pelukan Dicky.

Pada menit ke-62, PERSIB melakukan tiga pergantian pemain sekaligus: Saddil Ramdani, Ramon Tanque, dan Berguinho digantikan oleh Beckham Putra, Andrew Jung, dan Adam Alis. Lima menit kemudian, pada menit ke-73, Layvin Kurzawa mencatatkan debutnya bersama PERSIB di Liga 1, menggantikan Kakang Rudianto di lini pertahanan. Federico Barba menerima kartu kuning pada menit ke-78.

Dua menit berselang, pada menit ke-80, Andrew Jung mencetak gol keempat PERSIB setelah menerima umpan terobosan dari Eliano Reijnders. Skema serangan yang sangat baik ini menunjukkan koordinasi yang solid antar pemain PERSIB. Pada menit ke-85, PERSIB melakukan penyegaran di lini tengah dengan memasukkan Marc Klok menggantikan Luciano Guaycochea. Satu menit kemudian, Patricio Matricardi menerima kartu kuning karena menjatuhkan pemain Madura United.

Belum puas dengan keunggulan 4-0, PERSIB kembali mencetak gol kelima pada menit ke-89. Frans Putros menyambar bola liar di mulut gawang Madura United, dan meskipun Madura United mengajukan pengecekan VAR, wasit mengesahkan gol tersebut. Setelah tambahan waktu, pertandingan pun berakhir dengan skor 5-0 untuk PERSIB.

Dampak Kemenangan untuk Klasemen dan Masa Depan PERSIB

Dengan meraih tiga poin penuh dari pertandingan ini, PERSIB mengumpulkan total 53 poin, mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen Liga 1 2025/26. Tim Maung Bandung unggul tiga poin atas Persija Jakarta yang berada di posisi kedua. Kemenangan 5-0 ini juga menjadi kemenangan terbesar PERSIB sepanjang musim ini, menunjukkan form dan konsistensi tim dalam pertandingan terakhir.

Selain itu, debut Layvin Kurzawa memberikan tambahan kekuatan di lini pertahanan PERSIB, sementara performa Ramon Tanque yang mencetak dua gol menunjukkan bahwa ia tetap menjadi pemain kunci di lini serang. > "Kemenangan ini menunjukkan bahwa PERSIB memiliki kedalaman pemain dan kohesi tim yang cukup untuk tampil baik bahkan tanpa kehadiran pelatih utama," ujar komentator sepak bola lokal, Andi Pratama.

Pertandingan ini juga menunjukkan bahwa PERSIB siap bersaing untuk gelar juara Liga 1 2025/26, dengan performa yang konsisten dan kemampuan untuk mengalahkan lawan-lawannya dengan skor yang dominan.