Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Perempuan Berlari 2026 Targetkan 3.000 Peserta di Kota Baru Parahyangan pada 18 Oktober

KBB · Oleh ·

Perempuan Berlari 2026 akan diselenggarakan di Kota Baru Parahyangan pada 18 Oktober dengan target 3.000 peserta. Kegiatan ini dirancang tanpa orientasi kompetisi agar bisa diikuti perempuan segala usia.

Perempuan Berlari 2026 Targetkan 3.000 Peserta di Kota Baru Parahyangan pada 18 Oktober

Sekitar 3.000 perempuan dari berbagai daerah diperkirakan akan berkumpul di Kota Baru Parahyangan pada 18 Oktober 2026. Mereka bukan datang untuk sekadar mencetak waktu terbaik, melainkan untuk mengikuti gerakan yang bernama Perempuan Berlari 2026.

Dhini Aminarti mengklaim Perempuan Berlari bukan lomba lari biasa. Konsep Women Support Women menjadi pesan utama yang ingin dibangun melalui kegiatan tersebut.

"Women support women itu bukan berarti kita harus selalu setuju satu sama lain. Tapi bagaimana kita bisa memberikan ruang untuk perempuan lain menjadi dirinya sendiri, tanpa merasa harus dibandingkan," kata Dhini.

Baca Juga: Mantan PMI asal Jawa Tengah Buka Kedai Indonesia di Taipei, now Pekeria Puluhan Orang

Pemilihan Kota Baru Parahyangan sebagai lokasi bukan tanpa alasan. Dhini mengaku mendapat rekomendasi dari Hengky Kurniawan dan Sonya Fatmala untuk membawa kegiatan ini ke Bandung.

"Salah satu target tempat yang mau kita tuju adalah Bandung. Kita mikir Bandung apa ya. Terus ngobrol sama Sonya sama Hengky, mereka bilang coba dong di KBP, udaranya enak banget," katanya.

Sonya Fatmala optimistis jumlah peserta di Kota Baru Parahyangan berpotensi melampaui target 3.000 orang. Ia menyebut KBP memiliki udara sejuk khas pegunungan yang cocok untuk kegiatan luar ruangan.

Baca Juga: Ledakan Tabung Gas di Lapak Ayam Goreng Padalarang Lukai Empat Orang

"Kalau di sini bisa lebih dari 3.000," katanya.

Berbeda dengan lomba lari kompetitif yang berorientasi pada pencapaian waktu atau podium, Perempuan Berlari menyediakan kategori 5 kilometer dan 10 kilometer. Peserta tidak diwajibkan mengejar prestasi karena kegiatan dirancang agar dapat diikuti perempuan dari berbagai kelompok usia dan kemampuan, termasuk dengan berjalan santai.

"Perempuan ini kan banyak sekali, ada anak-anak, ada remaja, ada orang tua, ada lansia juga. Disesuaikan saja mampunya seberapa dan nanti tidak harus mengejar podium, bisa jalan-jalan santai juga," tutur Dhini.

Panin Dubai Syariah Bank menjadi sponsor kegiatan ini. Head of National Funding Panin Dubai Syariah Bank, Elvi Budiari, menilai Perempuan Berlari sejalan dengan semangat perusahaan untuk berkontribusi positif kepada masyarakat.

"Event ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang bagaimana perempuan bisa saling mendukung, menginspirasi, dan tumbuh bersama," kata Elvi.

Selain sesi lari, Perempuan Berlari juga menghadirkan kegiatan edukasi seputar kesehatan fisik dan mental, serta program sosial di bidang kemanusiaan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat. Dhini menyebut kesehatan perempuan memiliki dampak lebih luas karena perempuan punya peran penting dalam keluarga dan lingkungan sosial.

"Kalau kita pengen semua perempuan di Indonesia itu sehat. Di saat mereka sehat, mereka pasti bisa punya pemikiran yang sehat juga," katanya.

Kota Baru Parahyangan yang berada di Kabupaten Bandung Barat kini semakin dikenal sebagai lokasi acara bertaraf regional. Sebelumnya, kawasan ini juga pernah menjadi tuan rumah event budaya dan hiburan berskala besar.