Pemkot Cirebon Dorong Pemberdayaan Ekonomi Penyandang Disabilitas untuk Kemandirian
Pemerintah Kota Cirebon fokus program pemberdayaan ekonomi penyandang disabilitas guna mendorong kemandirian, dengan membangun pusat kegiatan ekonomi dan meningkatkan aksesibilitas layanan publik.

Latar Belakang Program Pemberdayaan Ekonomi
Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon, Jawa Barat, tengah menggelar program pemberdayaan ekonomi penyandang disabilitas sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemandirian dan pemerataan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat. Langkah ini diinisiasi setelah Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati menerima kunjungan dari Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) di Balai Kota Cirebon.
Pusat Kegiatan Ekonomi Sebagai Wadah Baru
Farida menyatakan pihaknya akan mendorong pembentukan pusat kegiatan ekonomi yang berfungsi sebagai wadah produksi dan pemasaran hasil karya penyandang disabilitas. "Kami akan segera mendorong kolaborasi lintas sektor dan berdiskusi lebih detail dengan dinas terkait," ujarnya. Ia menegaskan bahwa pembangunan kota tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga sejauh mana pemerintah menghadirkan keadilan bagi seluruh warga, termasuk kelompok penyandang disabilitas.
Terinspirasi oleh Semangat dan Talenta Penyandang Disabilitas
Wakil Wali Kota mengaku terinspirasi oleh semangat serta talenta anggota PPDI yang memiliki keahlian di berbagai bidang, seperti menjahit, memasak, membuat kue, dan mengelola media sosial. "Melihat semangat mereka, saya pribadi merasa sangat terinspirasi," katanya. Farida menambahkan bahwa setiap warga memiliki peran penting dalam pembangunan kota, dan keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk berkontribusi bagi masyarakat.
Upaya Tambahan untuk Meningkatkan Aksesibilitas
Selain program pemberdayaan ekonomi, Pemkot Cirebon juga terus berupaya meningkatkan aksesibilitas layanan publik serta sarana dan prasarana kota yang lebih ramah disabilitas. Pihaknya berkomitmen memastikan penyandang disabilitas memperoleh hak dan kesempatan yang setara untuk berkembang dan berpartisipasi dalam pembangunan daerah.
Langkah Konkrit dari Dinas Sosial
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cirebon Hermawan menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti arahan pemerintah dengan langkah konkret di lapangan. Beberapa langkah yang akan dilakukan meliputi:
- Sinkronisasi dan validasi data penyandang disabilitas di wilayah Cirebon
- Koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk memastikan penyandang disabilitas terdaftar dalam program jaminan kesehatan PBI, baik yang bersumber dari APBN maupun APBD
- Verifikasi penerima bantuan sosial seperti BPNT dan PKH komponen disabilitas sesuai ketentuan yang berlaku
Farida juga mengapresiasi peran Dinsos Kota Cirebon dalam mendampingi masyarakat penyandang disabilitas, dan menegaskan komitmen untuk terus membuka ruang komunikasi antara pemerintah dan kelompok disabilitas. Dengan program ini, diharapkan penyandang disabilitas di Cirebon dapat lebih mandiri, berkontribusi secara optimal, dan meraih kesejahteraan yang setara dengan warga lain.