Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Liga 1 2025/26: PERSIB vs Madura United di GBLA Tanpa Suporter Tamu

Bola · Oleh Aditya Pratama · · Diperbarui 2 Maret 2026

Pertandingan PERSIB vs Madura United pekan ke-23 Liga 1 2025/26 di Stadion GBLA Bandung akan berlangsung tanpa suporter tamu sesuai regulasi PSSI dan operator liga.

Liga 1 2025/26: PERSIB vs Madura United di GBLA Tanpa Suporter Tamu

Pertandingan pekan ke-23 Liga 1 2025/26 antara PERSIB Bandung dan Madura United akan digelar tanpa kehadiran suporter tamu, diumumkan pihak klub pada Senin, 23 Februari 2026. Laga yang akan berlangsung di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Kamis, 26 Februari 2026 ini, menerapkan kebijakan larangan pendukung tim lawan sesuai regulasi kompetisi sepak bola Indonesia.

Dasar Hukum dan Alasan Larangan Suporter Tamu

Keputusan ini tidak diambil secara sembarangan, melainkan merujuk pada dua regulasi utama. Pertama, Pasal 5 Ayat 7 Regulasi Liga 1 2025/26 yang secara tegas melarang kehadiran suporter tim tamu di stadion tuan rumah. Kedua, Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 yang mengatur sanksi bagi klub atau suporter yang melanggar aturan kompetisi. Head of Communication PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhi Pratama, menegaskan bahwa kebijakan ini telah diberlakukan sejak musim lalu dan diterapkan secara konsisten untuk menciptakan suasana pertandingan yang aman dan kondusif.

"Kami mengingatkan suporter Madura United untuk tidak memaksakan diri datang ke Bandung. Ini demi kebaikan bersama dan menghindari sanksi yang bisa merugikan kedua klub,"

ujar Adhi dalam pernyataan resminya.

Langkah Antisipasi Penyusupan Suporter Tamu

Untuk mencegah terjadinya penyusupan suporter tamu ke stadion GBLA, PERSIB telah menyiapkan beberapa langkah antisipasi yang ketat:

Harapan Panitia untuk Pertandingan yang Aman dan Lancar

Pihak PERSIB berharap bahwa laga ini dapat berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pihak yang terlibat, terutama bagi Bobotoh yang akan hadir langsung memberikan dukungan kepada tim. Selain itu, klub juga kembali mengingatkan seluruh suporter untuk hanya membeli tiket melalui saluran resmi untuk menghindari penipuan tiket palsu.

"Buat Bobotoh juga hati-hati dalam membeli tiket. Penjualan resmi hanya dilakukan di Apps PERSIB,"

pungkas Adhi.

Larangan suporter tamu ini merupakan langkah standar dalam kompetisi sepak bola profesional untuk mencegah terjadinya kerusuhan dan memastikan keamanan seluruh pengunjung stadion. Meskipun beberapa suporter mungkin kecewa dengan keputusan ini, pihak klub dan panitia berkomitmen untuk menciptakan suasana pertandingan yang positif dan kondusif bagi kedua tim.