Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Jerman Waspadai Paraguay di 32 Besar: Dari Kemenangan 7-1 ke Kekalahan Mematikan Jelang Fase Gugur

Bandung · Oleh · · Diperbarui 12 Agustus 2026

Jerman hadapi Paraguay di 32 besar dengan penurunan performa setelah kalah dari Ekuador, sementara Paraguay bangkit dari keterpurukan dengan dua clean sheet beruntun.

Jerman Waspadai Paraguay di 32 Besar: Dari Kemenangan 7-1 ke Kekalahan Mematikan Jelang Fase Gugur

duel piala dunia 2026: jerman versus paraguay

Jerman menghadapi momen krusial dalam perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. Pertandingan babak 32 besar melawan Paraguay di Stadion Boston, Amerika Serikat, menjadi ujian nyata bagi Die Mannschaft yang sedang mengalami penurunan performa jelang fase gugur.

Duel ini akan berlangsung pada Selasa (30/6/2026) pukul 03.30 WIB dan dapat disaksikan melalui siaran langsung TVRI serta live streaming di platform Fola Play dan MAXStream.

Baca Juga: Dwiki Dharmawan dan Sandy Sondoro Bawakan Soundtrack Film Legendaris Pakai Aransemen Jazz di Kota Baru Parahyangan


perjalanan jerman: dari euforia menuju kekhawatiran

Semangat tinggi menghiasi awal perjalanan Jerman di turnamen ini. Sembilan kemenangan beruntun menjadi modal utama tim asuhan Julian Nagelsmann, termasuk kemenangan spektakuler 7-1 atas Curacao pada laga pembuka Grup E.

Baca Juga: Pemkab Bandung Gandeng TNI dan Swasta Uji Motah untuk Tangani 1.147 Ton Sampah Sisa Per Hari

Namun, euforia tersebut mendapatkan pukulan telak. Kekalahan mengejutkan 1-2 dari Ekuador pada pertandingan terakhir fase grup menjadi alarm bahaya yang tidak bisa diabaikan.

"Untuk mencapai target besar, kami tahu para pemain kelas dunia harus membuktikan kualitasnya. Mereka memahami masih ada ruang untuk berkembang dan kami harus tampil maksimal," tutur Rudi Völler, Direktur Timnas Jerman.

Meskipun demikian, Völler tetap optimistis para pemain bintang akan segera menemukan kembali performa terbaik mereka karena hanya membutuhkan momentum yang tepat.


germanys attacking dilemma

Meskipun menjadi tim paling produktif sepanjang fase grup dengan sembilan gol, ketajaman lini serang Jerman menyisakan tanda tanya besar. Tujuh dari sembilan gol tersebut tercipta saat menghadapi Curacao, menunjukkan penurunan produktivitas signifikan dalam dua pertandingan berikutnya.

Performa sejumlah pemain kunci mendapat sorotan:

Secara mengejutkan, Deniz Undav justru menjadi top skor sementara Jerman dengan tiga gol, termasuk dua gol penalti kemenangan atas Pantai Gading.


paraguay: bangkit dari keterpurukan

Paraguay datang ke pertandingan ini dengan cerita yang berbeda namun tak kalah menarik. La Albirroja berhasil melaju ke babak 32 besar sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik.

Perjalanan mereka di fase grup dimulai dengan mimpi buruk — kekalahan telak 1-4 dari tuan rumah Amerika Serikat. Namun, Gustavo Alfaro dan pasukannya menunjukkan karakter luar biasa dengan bangkit solid.

Kemenangan 1-0 atas Turki dan hasil imbang tanpa gol melawan Australia menjadi bukti kebangkitan tim ini. Yang paling mencolok, Paraguay mencatat dua clean sheet secara beruntun dalam dua pertandingan terakhir.

"Bangkit dari kekalahan telak bukan hal mudah, tetapi tim menunjukkan karakter yang luar biasa. Kami tampil sangat solid dan kini fokus memulihkan kondisi fisik," jelas Gustavo Alfaro.


statistical breakdown: pertahanan versus serangan

Paraguay dalam angka

Paraguay bukanlah tim yang dominan dalam hal penguasaan bola. Mereka hanya mencatat rata-rata 28,4 persen penguasaan bola sepanjang fase grup — salah satu nilai performa terendah di turnamen.

Namun, pertahanan mereka sangat terorganisir:

Jerman dalam angka


prediksi susunan pemain

Jerman (4-2-3-1)

Manuel Neuer; Joshua Kimmich, Antonio Rudiger, Jonathan Tah, David Raum; Felix Nmecha, Aleksandar Pavlovic; Leroy Sane, Jamal Musiala, Florian Wirtz; Kai Havertz.

Pelatih: Julian Nagelsmann

Paraguay (4-2-3-1)

Orlando Gill; Juan Caceres, Gustavo Gomez, Omar Alderete, Junior Alonso; Diego Gomez, Mauricio; Andres Cubas, Miguel Almiron, Julio Enciso; Antonio Sanabria.

Pelatih: Gustavo Alfaro


laga ini akan menjadi penentu

Pemenang dari pertandingan ini akan melaju ke babak 16 besar dan berhadapan dengan pemenang pertandingan antara Prancis versus Swedia. Bagi Jerman, ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka layak disebut sebagai salah satu favorit juara. Bagi Paraguay, ini adalah momen untuk menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar tim penghuni pinggir lapangan.

Pertandingan ini membuktikan bahwa dalam sepak bola, momentum dan karakter tim bisa mengubah segalanya. Jerman dengan segala keunggulannya harus waspada terhadap Paraguay yang bangkit dari keterpurukan dengan mentalitas baja.