Jerman Waspadai Paraguay di 32 Besar: Dari Kemenangan 7-1 ke Kekalahan Mematikan Jelang Fase Gugur
Jerman hadapi Paraguay di 32 besar dengan penurunan performa setelah kalah dari Ekuador, sementara Paraguay bangkit dari keterpurukan dengan dua clean sheet beruntun.

duel piala dunia 2026: jerman versus paraguay
Jerman menghadapi momen krusial dalam perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. Pertandingan babak 32 besar melawan Paraguay di Stadion Boston, Amerika Serikat, menjadi ujian nyata bagi Die Mannschaft yang sedang mengalami penurunan performa jelang fase gugur.
Duel ini akan berlangsung pada Selasa (30/6/2026) pukul 03.30 WIB dan dapat disaksikan melalui siaran langsung TVRI serta live streaming di platform Fola Play dan MAXStream.
perjalanan jerman: dari euforia menuju kekhawatiran
Semangat tinggi menghiasi awal perjalanan Jerman di turnamen ini. Sembilan kemenangan beruntun menjadi modal utama tim asuhan Julian Nagelsmann, termasuk kemenangan spektakuler 7-1 atas Curacao pada laga pembuka Grup E.
Baca Juga: Pemkab Bandung Gandeng TNI dan Swasta Uji Motah untuk Tangani 1.147 Ton Sampah Sisa Per Hari
Namun, euforia tersebut mendapatkan pukulan telak. Kekalahan mengejutkan 1-2 dari Ekuador pada pertandingan terakhir fase grup menjadi alarm bahaya yang tidak bisa diabaikan.
"Untuk mencapai target besar, kami tahu para pemain kelas dunia harus membuktikan kualitasnya. Mereka memahami masih ada ruang untuk berkembang dan kami harus tampil maksimal," tutur Rudi Völler, Direktur Timnas Jerman.
Meskipun demikian, Völler tetap optimistis para pemain bintang akan segera menemukan kembali performa terbaik mereka karena hanya membutuhkan momentum yang tepat.
germanys attacking dilemma
Meskipun menjadi tim paling produktif sepanjang fase grup dengan sembilan gol, ketajaman lini serang Jerman menyisakan tanda tanya besar. Tujuh dari sembilan gol tersebut tercipta saat menghadapi Curacao, menunjukkan penurunan produktivitas signifikan dalam dua pertandingan berikutnya.
Performa sejumlah pemain kunci mendapat sorotan:
- Florian Wirtz — belum menunjukkan konsistensi
- Jamal Musiala — belum menemukan ritme terbaiknya
- Kai Havertz — belum optimal di bawah tekanan
Secara mengejutkan, Deniz Undav justru menjadi top skor sementara Jerman dengan tiga gol, termasuk dua gol penalti kemenangan atas Pantai Gading.
paraguay: bangkit dari keterpurukan
Paraguay datang ke pertandingan ini dengan cerita yang berbeda namun tak kalah menarik. La Albirroja berhasil melaju ke babak 32 besar sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik.
Perjalanan mereka di fase grup dimulai dengan mimpi buruk — kekalahan telak 1-4 dari tuan rumah Amerika Serikat. Namun, Gustavo Alfaro dan pasukannya menunjukkan karakter luar biasa dengan bangkit solid.
Kemenangan 1-0 atas Turki dan hasil imbang tanpa gol melawan Australia menjadi bukti kebangkitan tim ini. Yang paling mencolok, Paraguay mencatat dua clean sheet secara beruntun dalam dua pertandingan terakhir.
"Bangkit dari kekalahan telak bukan hal mudah, tetapi tim menunjukkan karakter yang luar biasa. Kami tampil sangat solid dan kini fokus memulihkan kondisi fisik," jelas Gustavo Alfaro.
statistical breakdown: pertahanan versus serangan
Paraguay dalam angka
Paraguay bukanlah tim yang dominan dalam hal penguasaan bola. Mereka hanya mencatat rata-rata 28,4 persen penguasaan bola sepanjang fase grup — salah satu nilai performa terendah di turnamen.
Namun, pertahanan mereka sangat terorganisir:
- Dua clean sheet beruntun
- Organisasi pertahanan rapi
- Gaya bermain pragmatis dan disiplin
Jerman dalam angka
- Sembilan gol dari tiga pertandingan
- Tujuh gol tercipta melawan Curacao
- Tren menurun dalam dua laga terakhir
- Kekalahan pertama di fase grup
prediksi susunan pemain
Jerman (4-2-3-1)
Manuel Neuer; Joshua Kimmich, Antonio Rudiger, Jonathan Tah, David Raum; Felix Nmecha, Aleksandar Pavlovic; Leroy Sane, Jamal Musiala, Florian Wirtz; Kai Havertz.
Pelatih: Julian Nagelsmann
Paraguay (4-2-3-1)
Orlando Gill; Juan Caceres, Gustavo Gomez, Omar Alderete, Junior Alonso; Diego Gomez, Mauricio; Andres Cubas, Miguel Almiron, Julio Enciso; Antonio Sanabria.
Pelatih: Gustavo Alfaro
laga ini akan menjadi penentu
Pemenang dari pertandingan ini akan melaju ke babak 16 besar dan berhadapan dengan pemenang pertandingan antara Prancis versus Swedia. Bagi Jerman, ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka layak disebut sebagai salah satu favorit juara. Bagi Paraguay, ini adalah momen untuk menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar tim penghuni pinggir lapangan.
Pertandingan ini membuktikan bahwa dalam sepak bola, momentum dan karakter tim bisa mengubah segalanya. Jerman dengan segala keunggulannya harus waspada terhadap Paraguay yang bangkit dari keterpurukan dengan mentalitas baja.