Igor Tolic Puji Mentalitas Pemain Persib Setelah Comeback 2-2 atas Dewa United
Persib comeback dari ketertinggalan 0-2 lawan Dewa United dan imbang 2-2 di SJH. Gol balasan oleh Balsa Sekulic dan Marc Klok memastikan satu poin meski Persib hanya punya tiga hari istirahat setelah laga di Thailand.

Igor Tolic memuji daya juang anak asuhnya setelah Persib comeback dari ketertinggalan dua gol dan meraih satu poin di markas Dewa United. Hasil ini penting karena menjaga posisi mereka di papan tengah klasemen.
Persib Terjerembab di Babak Pertama
Persib membuka kompetisi Super League 2026/2027 dengan hasil yang tidak konsisten. Melawan Dewa United di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu 11 Oktober 2026, mereka kebobolan dua kali sebelum jeda. Egy Maulana Vikri menandai comeback-nya dengan gol di menit ke-22. Noah Sadaoui menggandakan keunggulan tuan rumah menjelang turun minum.
Baca Juga: Kekerasan di Rest Area Batang Hantui Pemain Muda PERSIB EPA U-18, Tiga Teridentifikasi Alami Trauma
Dua gol tersebut bukan sekadar soal keberuntungan. Persib memang kehilangan dua pemain belakang mereka akibat cedera pada laga ini. Keroposnya lini pertahanan otomatis mengurangi opsi Tolic dalam meracik strategi.
Pergantian di Jeda Berbuah Gol
Tolic merespons krisis dengan menarik dua pemain baru di awal babak kedua. Marc Klok dan Rosembergne "Berguinho" Da Silva masuk untuk mengubah laju permainan. Pergantian ini langsung berdampak.
Baca Juga: Dua Pemain Belakang Persib Cedera saat Imbang 2-2 Lawan Dewa United di Si Jalak Harupat
Balsa Sekulic memperkecil ketertinggalan di menit ke-50. Empat menit kemudian, Klok menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Gol itu lahir dari skema serangan yang lebih terorganisir dibanding babak pertama.
Jadwal Padat Bikin Fisik Terbatas
Comeback ini terasa lebih bermakna karena Persib baru saja melakoni perjalanan ke Thailand. Mereka kalah dari Port FC di pentas ASEAN Club Championship pada 8 Oktober 2026, kemudian langsung bertanding melawan Dewa United. Jarak antarpertandingan hanya tiga hari.
Kondisi lapangan yang basah karena hujan juga menghambat permainan. Para pemain lebih sering terpeleset dan bola sulit dikontrol. Di situasi seperti ini, satu poin terasa seperti kemenangan.
"Para pemain tetap melakukan pressing, menciptakan peluang, bahkan di atas kondisi lapangan yang cukup sulit di bawah guyuran hujan," kata Tolic dalam konferensi pers seusai pertandingan, seperti dilaporkan situs resmi Persib.
Pentingnya Satu Poin di Tengah Kompetisi
Hasil imbang ini menjaga Persib tetap berada di zona aman klasemen. Mereka mengoleksi empat poin dari empat laga, sementara Dewa United naik ke peringkat keempat dengan tujuh poin. Selisih tiga angka tidak terlalu lebar untuk dikejar.
Tolic tidak memungkiri bahwa Dewa United memiliki persiapan yang lebih fokus karena hanya bermain di satu kompetisi. Namun baginya, cara tim bangkit setelah tertinggal dua gol menunjukkan karakter yang ia bangun sepanjang musim.
"Ini menunjukkan semangat dari ruang ganti, bagaimana mereka berjuang bersama, bermain bersama, dan melakukan segalanya untuk satu sama lain," tegas Tolic.
Tantangan Persib ke Depan
Satu gol balasan di babak kedua bukan berarti semua masalah selesai. Persib butuh konsistensi selama 90 menit penuh, bukan hanya 45 menit di mana mereka mendominasi. Pertahanan di babak pertama masih rapuh dan perlu diperbaiki sebelum pertandingan berikutnya.
Selain itu, cedera dua pemain belakang bisa jadi masalah serius jika tidak ditangani. Rotasi pemain akan semakin dibutuhkan ketika jadwal semakin padat.
Satu poin dari laga ini bisa jadi fondasi. Tolic sudah melihat bahwa timnya mampu bangkit dari situasi sulit. tinggal diterjemahkan ke dalam konsistensi permainan di setiap babak.
Sumber: persib.co.id