Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

GJF International 2026: Gedebage Jazz Festival Resmi Bertransformasi Jadi Ajang Musik Dunia

Bandung · Oleh · · Diperbarui 9 Agustus 2026

GJF International 2026 resmi mengkatrol Gedebage Jazz Festival jadi ajang musik dunia. Empat hari di Summarecon Bandung dengan musisi global dan lokal.

GJF International 2026: Gedebage Jazz Festival Resmi Bertransformasi Jadi Ajang Musik Dunia

Gedebage Jazz Festival Bertransformasi Menjadi Panggung Musik Internasional

Perkembangan ekosistem musik jazz di Kota Bandung memasuki babak baru. Gedebage Jazz Festival, yang sejak 2024 berhasil mengukuhkan diri sebagai salah satu festival musik tahunan paling seringk ditunggu di Kota Kembang, kini resmi bertransformasi menjadi Gedebage Jazz Festival (GJF) International 2026.

Peresmian ini menandai langkah strategis Gedebage sebagai pusat aktivitas kreatif baru di kawasan Bandung Timur. Festival jazz berskala internasional ini akan berlangsung selama empat hari penuh, yakni mulai 25 hingga 28 Juni 2026, dengan lokasi di kawasan Summarecon Mall Bandung (SUMMABA).

Baca Juga: Electronic City Buka Gerai Ketiga di Kiara Artha Park Bandung, Tawarkan Cicilan 0 Persen dan Flash Sale

Tema "Jazz, People and Harmony"

Mengusung tema besar "Jazz, People and Harmony", festival tahun ini tidak sekadar menyajikan panggung musik, melainkan sebuah perayaan budaya dan ruang temu yang intim antara musisi global dengan para penikmatnya. Semangat kolaborasi yang kental dengan unsur budaya menjadi identitas utama yang diusung.

"Saya melihat itu terjadi karena semangat yang luar biasa dari Summarecon yang tidak hanya ingin membangun kawasan, tetapi juga menjadikannya sebagai ruang untuk perkembangan seni, budaya, dan komunitas," tutur Indra Lesmana.

Tiga Titik Strategis di SUMMABA

GJF International 2026 memanfaatkan tiga titik strategis di SUMMABA untuk menghadirkan pengalaman festival yang beragam:

Baca Juga: Nakes PPPK di Kabupaten Bandung Terancam Pemutusan Kontrak Usai Diduga Bunuh Waktu Pasien Sebelum Meninggal

"Kami ingin menunjukkan bahwa Summarecon Mall Bandung memiliki venue dan infrastruktur yang mampu menjadi tuan rumah event musik berskala nasional maupun internasional," jelas Juni Hadi Hasan, Center Director Summarecon Mall Bandung.

Lineup Musisi Internasional dan Kolaborasi Lintas Negara

GJF International 2026 memamerkan kolaborasi eksklusif musisi lintas negara yang menjadi daya tarik utama:

Satu penampilan yang paling dinantikan adalah debut perdana Sydney Reunion & Indra Lesmana di Indonesia. Proyek ini mempertemukan kembali Indra Lesmana dengan para sahabat musikalnya dari Australia setelah puluhan tahun terpisah.

"Saya senang sekali bisa kembali hadir di Gedebage Jazz Festival. Menurut saya, luar biasa karena dalam usia yang baru tiga tahun festival ini sudah berkembang menjadi sebuah international jazz festival," ucap Indra Lesmana.

Deretan Musisi Indonesia Meriahkan Panggung

Selain musisi internasional, panggung GJF International 2026 juga diramaikan oleh musisi dari berbagai generasi:

Syaharani, penyanyi jazz senior, berbagi pengalaman bermusiknya bersama generasi muda.

"Saya sangat senang ada Gedebage Jazz Festival yang memberikan kesempatan bagi mereka untuk terus berkembang. Harapan saya, festival ini bisa semakin besar hingga menjadi kebanggaan Kota Bandung," katanya.

Program Pendukung: Masterclass, Music Market, dan Live Jazz Corner

GJF International 2026 juga menawarkan berbagai program pendukung yang memperkaya pengalaman pengunjung:

Informasi Tiket dan Cara Memperoleh

Untuk menikmati rangkaian Special Show di Sawarga Courtyard, tersedia beberapa kategori tiket:

| Kategori | Harga | |----------|-------| | Festival Pass | Rp250.000 | | Daily Pass | Mulai Rp400.000 | | 2 Day Pass | Mulai Rp640.000 | | Jazz Front Row | Mulai Rp2.000.000 |

Tiket dapat diperoleh secara resmi melalui platform Loket.com maupun booth penjualan fisik di area The Downtown Walk Summarecon Mall Bandung.

GJF International 2026 membuktikan bahwa Gedebage tidak hanya menjanjikan infrastruktur kawasan yang modern, tetapi juga menjadi ruang bagi pertumbuhan seni, budaya, dan komunitas kreatif di Kota Bandung.