dr. Asep Surya Atmaja Dilantik Jadi Bupati Bekasi Definitif lalu Ziarah ke Makam Kakak Eka Supria Atmadja
Asep Surya Atmaja resmi dilantik Bupati Bekasi definitif untuk sisa masa jabatan 2025-2030 lalu berziarah ke makam kakak Eka Supria Atmadja

Setelah pelantikan, ziarah ke makam kakak
dr. H. Asep Surya Atmaja resmi dilantik sebagai Bupati Kabupaten Bekasi definitif untuk sisa masa jabatan 2025-2030. Tak lama setelah pelantikan, ia menyempatkan diri berziarah ke makam kakak kandungnya, almarhum Eka Supria Atmadja, yang pernah menjabat sebagai Bupati Kabupaten Bekasi. Ziarah berlangsung bersama keluarga dalam suasana khidmat. Doa dipandu H. Toto Iskandar, yang mengajak seluruh yang hadir memanjatkan doa bagi almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Perjalanan ke kursi definitif itu bermula ketika ia turun tangan sebagai PLT Bupati, masa ketika kasus korupsi kepala daerah sebelumnya, Ade Kuswara, masih jadi perbincangan publik. PLT Bupati dr. Asep Surya Atmaja, imbas kasus korupsi Ade Kuswara menjadi catatan atas posisi yang ia ambil selama masa penuh tekanan tersebut.
Selama masih menjadi PLT Bupati, Garda Bekasi menuntut supaya penetapan bupati definitif segera rampung agar program pembangunan tidak tersendat. Garda Bekasi desak penetapan bupati definitif agar program pembangunan tidak terhenti. Posisi wakil bupati sendiri sampai sekarang belum terisi. PPP Bekasi sudah mengusulkan Sarif Marhaendi sebagai calon wakil bupati, dengan catatan mandate partainya belum turun.
Kursi bupati Kabupaten Bekasi dalam satu dekade terakhir memang berulang dihuni keluarga Atmadja. Eka Supria Atmadja memimpin daerah ini dari 2013 sampai 2018, lalu digantikan adiknya, Trendyandi, pada 2018-2023. Asep Surya Atmaja, kakak tertua Eka Supria Atmadja, kini mengambil alih untuk periode berikutnya. Dengan hitungan itu, dalam rentang 2013 sampai 2023 satu keluarga mengisi kursi bupati selama tiga periode berturut-turut.
Suasana ziarah dijaga tetap khidmat. H. Toto Iskandar memimpin doa bersama keluarga yang hadir. Bagi Asep Surya Atmaja, kunjungan ini penghormatan atas jejak pengabdian Eka Supria Atmadja di daerah yang sama. Pengabdian itu diteruskan Trendyandi pada periode berikutnya, dan kini berpindah tangannya ke Asep Surya Atmaja.
Apa yang berubah buat warga
Yang paling ditunggu warga Kabupaten Bekasi bukan ziarahnya, melainkan kelanjutan keputusan. Selama masa PLT Bupati, beberapa hal yang membutuhkan tanda tangan bupati definitif sempat tertunda. Sekarang jalur itu kembali terbuka, termasuk hal-hal yang menyangkut anggaran, perizinan, dan kerja sama denganGovernment...
→ "Sekarang jalur itu kembali terbuka, termasuk hal-hal yang menyangkut anggaran, perizinan, dan kerja sama dengan pemerintah provinsi."
Untuk warga di Cikarang, Tambun, dan Cikarang Barat, yang setiap hari berhadapan dengan macet, air bersih yang tak merata, dan berkas administrasi yang kadang berbelit, kelangsungan perbaikan jalan dan pengelolaan air kini punya penanggung jawab yang jelas. Banyak perbaikan jalan dan fasilitas di Kabupaten Bekasi juga bergantung pada koordinasi dengan pemerintah Provinsi Jawa Barat, sehinggaGender...
→ "Banyak perbaikan jalan dan fasilitas di Kabupaten Bekasi juga bergantung pada koordinasi dengan pemerintah Provinsi Jawa Barat, sehingga hubungan kedua tingkat pemerintahan itu perlu dijaga rapat."
Ziarah hari itu berlangsung di ruang keluarga, bukan agenda politik. Yang bisa dipantau warga ke depan adalah seberapa cepat keputusan-keputusan yang sempat tertunda itu dilanjutkan, dan apakah perbaikan di lapangan mulai terasa dalam hitungan bulan-bulan berikutnya.