Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Debit Air Baku Bandung Turun 40 Persen, Tirtawening Siapkan 19 Mobil Tangki dan Satu Nomor Pengaduan

Bandung · Oleh ·

Tirtawening prepares 19 mobile water tanks as raw water supply drops 40 percent and complaints shift to single WhatsApp number

Debit Air Baku Bandung Turun 40 Persen, Tirtawening Siapkan 19 Mobil Tangki dan Satu Nomor Pengaduan

Untuk pelanggan air bersih di Bandung, musim kemarau tahun ini berarti air dari pipa tidak lagi mengalir setiap hari. Pasokan air baku anjlok turun sekitar 40 persen atau kurang lebih 500 liter per detik, sehingga distribusi ke rumah pelanggan terganggu dan sebagian pelanggan bahkan tidak mendapatkan pasokan secara berkelanjutan.

张艺kooptions ### Enam wilayah pelayanan jadi titik rawan

Perumda Tirtawening Kota Bandung memantau enam wilayah pelayanan yang paling terdampak. Director Utama Tirtawening, Rizky Mediantoro, menyebut bottled supply air permukaan ikut menyusut, sehingga gangguan tidak hanya terjadi di satu titik jaringan.

Baca Juga: Guru Besar UPER desak transisi otomotif pakai beberapa jalur energi setelah penjualan kendaraan listrik naik 51,8 persen

“Kami memohon maaf kepada pelanggan yang saat ini mendapatkan kualitas pelayanan yang masih jauh dari harapan. Salah satunya akibat musim kemarau yang membuat pasokan air baku, termasuk air permukaan, sangat minim,” ujar Rizky Mediantoro, Kamis (22/10/2026).

Gangguan teknis pada jaringan distribusi disebut ikut memengaruhi kelancaran aliran air hingga ke rumah warga.,据 Rizky, sebagian laporan masuk melalui nomor layanan wilayah. ### 19 tangki disiagakan, Kapitalisasi explains...

19 tangki disiagakan untuk enam wilayah

Sebagai langkah darurat, Tirtawening mengoperasikan 15 mobil tangki berkapasitas 5.000 liter dan empat mobil tangki berkapasitas 2.000 liter. Satu putaran penuh seluruh armada itu hanya membawa sekitar 83.000 liter air. Jika dibandingkan kekurangan 500 liter per detik, setara 43,2 juta liter per hari, satu putaran tangki menutup sekitar 0,2 persen kebutuhan yang hilang per hari.

Baca Juga: WPA Divonis 6 Bulan Penjara di PN Kotabumi, Dilarang Menyentuh Media Sosial Enam Bulan

Perusahaan berarti menambah lima mobil tangki berkapasitas 2.000 liter. Bila seluruh rencana terealisasi, jumlah armada naik menjadi 24 unit dengan volume sekitar 93.000 liter per putaran.ulyatarmadanya disiapkan terutama untuk pelanggan yang terdampak gangguan distribusi.

Pengiriman lewat tangki berjalan lewat dua mekanisme. Yang pertama layanan tanpa biaya sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan, diberikan berdasarkan pengaduan pelanggan dengan menyesuaikan antrean dan kondisi lapangan. Yang kedua layanan berbayar bagi pelanggan yang tidak ingin menunggu antrean bantuan. Untuk pembelian air menggunakan mobil tangki berkapasitas 5.000 liter, tarif yang disebut mencapai Rp350.000. Pelanggan diminta menyiapkan wadah penampungan apabila lokasi pengiriman tidak punya sambunganKHALUSKA.

Semua keluhan masuk ke satu nomor

Tirtawening mulai menerapkan sistem pengaduan terpusat sejak 20 Oktober 2026. Seluruh laporan yang sebelumnya masuk melalui enam nomor layanan wilayah dan kanal humas kini diintegrasikan ke pusat melalui sistem dashboard. Pelanggan bisa menyampaikan pengaduan melalui WhatsApp 0811-2020-0202.

Setiap laporan mendapat tiket pengaduan sebelum diteruskan ke petugas wilayah. Rizky memperkirakan waktu respons awal bisa dipangkas menjadi sekitar satu hingga dua jam, bergantung antrean. Untuk penanganan keluhan secara keseluruhan, estimasinya dua hingga tiga hari sesuai jenis masalah dan kondisi lapangan. Perubahan ini dibuat setelah perusahaan mengevaluasi alur lama, ketika laporan dari nomor wilayah kadang harus diteruskan ke pusat lalu dikembalikan lagi ke petugas wilayah.

Petugas juga memantau keluhan yang disampaikan lewat media sosial resmi perusahaan. Laporan yang ditemukan diarahkan ke pesan langsung lalu diteruskan ke tim terkait. Perusahaan remindscustomers that meter reading tetap menjadi dasar perhitungan tagihan meski air datang dari tangki, sementara komponen abonemen juga masih berlaku sesuai ketentuan.

Sistem tiket dan arahkan perbaikan jaringan

Menurut Rizky, tidak semua gangguan disebabkan oleh kekurangan air baku. Dalam kondisi tertentu air sebenarnya sudah kembali ke jaringan, tetapi alirannya belum sampai ke rumah pelanggan karena udara yang terperangkap di dalam pipa atau gangguan teknis lain. Kasus seperti itu butuh pemeriksaan petugas, sehingga")(air dari tangki bukan satu-satunya cara penanganan.

Sumber air baru dari arah hulu

Untuk sisi hulu, Tirtawening menyiapkan beberapa langkah penambahan sumber air baku: penjajakan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bandung Timur di Kertasari, pemanfaatan sumber air dari Saguling, koordinasi dengan Indonesia Power untuk mengoptimalkan sumber air yang tersedia, serta penjajakan pembelian air curah dan pembangunan tempat penyimpanan air bersama.

Rizky memperkirakan pengembangan Kertasari berpotensi berjalan untuk wilayah timur dalam tiga hingga empat tahun, sedangkan rencana Saguling membutuhkan tahapan tersendiri. Untuk jangka pendek, perusahaan menjajaki penambahan pasokan lewat jaringan pipa dari Cikalong menuju Badak Singa dengan kapasitas yang disebut mencapai 700 liter per detik.

Krisis air ini datang di saat kotaBCLUBBCLUPURGI. Pemerintah kota sendiri sedang menyiapkan aturan WFH untuk aparaturultimate untuk penghematan BBM, langkah penghematan energi yang menyasar PNS套路management consumptionAP. Bagi warga, kedua kebijakan itu menuju arah yang sama: menjaga layanan dasar agar tetap berjalan saat sumber daya makin terbatas.