Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Buka Puasa Bersama Paguyuban Sundawani Karawang: Silaturahmi dan Iman

Jabar · Oleh Tasya Oktaviani ·

Paguyuban Sundawani Karawang menggelar buka puasa bersama 100 peserta, meneguhkan iman, mempererat silaturahmi, dan menanamkan nilai budaya Sunda di bulan Ramadan 2026.

Buka Puasa Bersama Paguyuban Sundawani Karawang: Silaturahmi dan Iman

Acara Buka Puasa Bersama Paguyuban Sundawani Karawang

Minggu, 1 Maret 2026, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Paguyuban Sundawani Kabupaten Karawang di bawah kepemimpinan Ketua H. Ranzes Iman Sudirman menggelar acara buka puasa bersama di Rumah Tahsin Roudhotul Firdaus, Karawang. Kegiatan yang dihadiri oleh 100 peserta terdiri dari santri dan jompo ini bertujuan untuk meneguhkan keimanan, mempererat silaturahmi antar anggota, serta memperkuat identitas budaya Sunda dan kebangsaan di bulan suci Ramadan. Sebagai organisasi yang berfokus pada pengembangan nilai keislaman dan budaya Sunda, Paguyuban Sundawani Karawang selalu berkomitmen untuk mengadakan acara yang dapat mempererat persaudaraan dan menumbuhkan rasa kepedulian sosial.

Suasana Khidmat dan Islami di Acara

Suasana khidmat langsung terasa sejak awal acara, dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menggema di ruangan acara, menciptakan suasana yang tenang dan penuh ketenangan. Acara dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Haris, seorang ulama yang terkenal dengan pengajarannya tentang nilai-nilai keislaman dan akhlak mulia. Dalam ceramahnya, Ustadz Haris mengajak jamaah untuk memaknai Ramadan sebagai momentum muhasabah diri, dimana mereka dapat mengevaluasi diri dan memperbaiki kelemahan mereka dalam beribadah dan berinteraksi dengan sesama. Ia juga menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Sunda harus menjadi fondasi kebersamaan dan kepuluhan terhadap sesama, bahkan di luar bulan Ramadan, antara lain:

Sambutan Ketua DPD dan Pesan Penting

Dalam sambutannya, Ketua DPD Paguyuban Sundawani Karawang H. Ranzes Iman Sudirman menegaskan bahwa semangat keislaman tidak boleh terpisahkan dari rasa cinta tanah air. Ia menegaskan bahwa Ramadan bukan hanya tentang ibadah pribadi seperti puasa dan shalat tarawih, tetapi juga tentang memperkuat solidaritas sosial antarwarga, menjaga warisan budaya Sunda, dan menumbuhkan nasionalisme yang berakar pada nilai agama dan tradisi. Ia juga berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi pengingat bagi semua peserta untuk terus menerapkan nilai-nilai kebaikan di kehidupan sehari-hari, dan bahwa Paguyuban Sundawani Karawang akan terus mengadakan acara serupa di masa depan untuk mempererat persaudaraan antar anggota.

Suasana Hangat dan Kekeluargaan

Acara buka puasa bersama ini menciptakan suasana yang haru dan penuh makna, dengan kebersamaan lintas generasi yang mempererat tali silaturahmi. Para peserta tampak bahagia dan terharu, saling berbagi cerita dan pengalaman, serta menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi dengan saling membantu dalam menyiapkan makanan buka puasa. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa Paguyuban Sundawani Karawang berkomitmen untuk terus mengadakan acara yang dapat memperkuat keimanan dan persaudaraan antar anggotanya, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Karawang.

Kesimpulan

Dengan diadakannya acara buka puasa bersama ini, Paguyuban Sundawani Karawang berhasil menciptakan ruang yang aman dan nyaman untuk meneguhkan keimanan, mempererat silaturahmi, dan memperkuat nilai-nilai budaya dan kebangsaan di tengah masyarakat Karawang. Acara ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi organisasi lain di wilayah Karawang untuk mengadakan acara serupa yang dapat membawa manfaat bagi masyarakat, serta memperkuat persaudaraan antarwarga di bulan suci Ramadan.