Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Angkot Listrik Buatan Anak Bangsa Mulai Layani Rute Husein-Ledeng dengan Daya Tempuh 300 Kilometer

Bandung · Oleh ·

Angkot listrik buatan PT MAB resmi layani rute Husein-Ledeng dengan daya tempuh 300 km per cas dan pengisian cepat satu jam.

Angkot Listrik Buatan Anak Bangsa Mulai Layani Rute Husein-Ledeng dengan Daya Tempuh 300 Kilometer

Kawasan utara Kota Bandung bakal terhubung langsung dengan Bandara Husein Sastranegara lewat angkot listrik. PT Mobil Anak Bangsa (MAB) menghadirkan kendaraan listrik yang mampu melaju hingga 300 kilometer dalam sekali cas.

Kendaraan ini berkapasitas 12 penumpang dengan dimensi kompak 4,5 meter panjang, 1,6 meter lebar, dan 2 meter tinggi. Desainnya masih mengikuti bentuk angkot konvensional yang akrab di mata warga Bandung, namun sumber tenaganya sepenuhnya bergeser dari mesin bensin ke motor listrik.

Baterai berkapasitas 50 kWh jadi sumber daya utama angkot ini. Pengisian dari level 20 persen ke 100 persen membutuhkan waktu sekitar satu jam menggunakan teknologi fast charging. Dengan jarak tempuh 300 kilometer per cas, pengemudi diperkirakan cukup mengisi daya sekitar dua hari sekali untuk operasional normal.

Baca Juga: 2.403 Gempa Susulan Guncang Flores Setelah M7,7, 24 Kali di Atas Magnitudo 5,0

"Karena ini fast charging, dia nge-charge-nya hanya butuh waktu satu jam dari 20-100 persen," kata perwakilan PT MAB, Abi Mantrono.

PT MAB membekali kendaraan ini dengan beberapa fitur penunjang kenyamanan penumpang. Kabin dilengkapi pendingin ruangan AC. Sistem transaksi menggunakan layar tapping card untuk pembayaran digital. Sementara transmisi otomatis dipilih untuk memudahkan pengoperasian.

Dari sisi keselamatan, angkot sudah menggunakan sistem pengereman ABS yang umum ditemukan di kendaraan modern. Fitur ini diharapkan mengurangi risiko selip saat pengereman di jalan perkotaan.

Baca Juga: Farhan Targetkan Bandung Jadi Pusat Finansial Indonesia dengan Cuan Rp11 Triliun dari Investor pada 2026

"Angkot ini sudah menggunakan sistem rem ABS. Kemudian kita sudah mempersiapkan AC biar penumpang semua jadi nyaman," jelas Abi.

Rute yang dilayani membentang cukup panjang. Perjalanan dimulai dari Bandara Husein Sastranegara di kawasan Haji Agus Salim, melintasi Jalan Abdul Rahman Saleh, Pajajaran, Kapten Tatananegara, lalu memasuki kawasan Pasteur melalui Jalan LMU Suparmin dan Jalan Sukawana. Dari sana kendaraan melewati kawasan permukiman di Jalan Sukamulya, Sukagalih, Cipedes Tengah, sebelum akhirnya menjangkau kawasan pendidikan dan permukiman di Jalan Ir Sutami, Sukahaji, Gegerkalong Hilir, kompleks Pondok Hijau, dan berakhir di Terminal Ledeng.

Jalur ini menghubungkan bandara dengan sejumlah titik strategis di Bandung utara, mulai dari kawasan permukiman, institusi pendidikan, hingga area komersial. [

Dengan konektivitas udara dari dan ke Bandung yang terus meningkat lewat Garuda Indonesia layani penerbangan Bandung-Denpasar dari Husein Sastranegara serta Citilink yang kembali membuka lima rute baru, kehadiran angkot listrik ini diharapkan jadi penghubung tambahan bagi penumpang yang turun di bandara dan ingin melanjutkan perjalanan ke utara Kota Bandung.