Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

37 Sentra Industri Bandung: 1.763 Pelaku UKM Penopang Ekonomi Kota dengan Kontribusi 17,28% terhadap PDRB

Bandung · Oleh · · Diperbarui 17 Agustus 2026

38 UMKM ramaikan Festival Sentra Industri dan All About Tahu Bandung 2026. 37 sentra industri dengan 1.763 pelaku UKM beri kontribusi 17,28% terhadap PDRB.

37 Sentra Industri Bandung: 1.763 Pelaku UKM Penopang Ekonomi Kota dengan Kontribusi 17,28% terhadap PDRB

Dua Festival Besar Angkat Potensi Ekonomi Kreatif Kota Bandung

Kota Bandung kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu pusat ekonomi kreatif terkemuka di Indonesia. Ribuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut meramaikan dua festival besar yang diselenggarakan di Cihampelas Walk (Ciwalk), namely Festival Sentra Industri dan Festival All About Tahu & Jajanan Kota Bandung.

Kedua kegiatan ini berlangsung selama 10 hari, mulai 3 hingga 12 Juli 2026, dan mempertemukan 38 pelaku UMKM dari berbagai sentra industri unggulan kota ini.

Baca Juga: Angkot Listrik Buatan Anak Bangsa Mulai Layani Rute Husein-Ledeng dengan Daya Tempuh 300 Kilometer

Keberagaman Sentra Industri Jadi Daya Tarik Utama

Festival Sentra Industri menjadi wadah promosi bagi berbagai sentra industri yang telah lama menjadi identitas ekonomi Kota Bandung. Partisipan datang dari beragam sektor, mulai dari Sentra Rajut Binongjati, Sentra Sepatu Cibaduyut, Sentra Kaos dan Sablon Suci, hingga Sentra Boneka Sukamulya.

Tidak berhenti di situ, pengunjung juga dapat menemukan produk dari Sentra Boneka Warung Muncang, Sentra Tas Kebonlega, Sentra Kaligrafi Cicaheum, Sentra Lukisan Siliwangi, Sentra Ecoprint Sadang Serang, hingga Sentra Alat Musik Tradisional Binong.

Baca Juga: 2.403 Gempa Susulan Guncang Flores Setelah M7,7, 24 Kali di Atas Magnitudo 5,0

Setiap sentra membawa ciri khas dan keunikan produknya masing-masing, menunjukkan kekayaan ekonomi kreatif yang dimiliki Kota Bandung.

All About Tahu: Brand Festival yang Dilindungi HKI

Meanwhile, Festival All About Tahu & Jajanan Kota Bandung membawa pengunjung pada perjalanan kuliner yang kaya akan inovasi. Berbagai olahan tahu dan jajanan tradisional dipamerkan sebagai representasi kekayaan kuliner kota ini.

Yang menarik, nama Festival All About Tahu telah didaftarkan sebagai bagian dari perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Langkah ini diambil untuk menjaga keberlanjutan branding yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

"Melalui festival ini, kami berharap produk-produk unggulan daerah semakin dikenal masyarakat luas, memperluas akses pasar bagi pelaku usaha, serta mendorong peningkatan transaksi ekonomi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat," jelas Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin.

Kontribusi Signifikan terhadap PDRB Kota Bandung

Sektor industri memiliki peran strategis dalam struktur perekonomian Kota Bandung. Berdasarkan data tahun 2025, sektor ini memberikan kontribusi sebesar 17,28% terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Bandung.

Kontribusi tersebut menjadikan sektor industri sebagai sektor ekonomi terbesar kedua setelah sektor perdagangan. Ini menunjukkan betapa pentingnya ekosistem industri kecil dan menengah bagi stabilitas ekonomi kota.

Ronny menegaskan bahwa industri kecil dan menengah merupakan tulang punggung pertumbuhan ekonomi daerah. Berbagai upaya penguatan terus dilakukan, including pendampingan, pelatihan, serta dukungan pemasaran baik secara daring maupun luring.

Skala Ekonomi Kreatif Kota Bandung dalam Angka

Per 2025, Kota Bandung mencatat pencapaian signifikan dalam ekosistem ekonominya. Berikut data penting yang menunjukkan potensi besar kota ini:

Angka-angka ini menggambarkan how sektor ekonomi kreatif telah menjadi motor penggerak utama bagi pertumbuhan ekonomi Kota Bandung.

Mempersiapkan Diri untuk Agenda Nasional

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, yang hadir mewakili Wali Kota Bandung, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan festival yang dinilai mampu menghadirkan ruang promosi sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi lokal.

"Kota Bandung tengah mempersiapkan diri menjadi tuan rumah sejumlah agenda berskala nasional pada tahun mendatang," katanya.

Karenanya, produk-produk unggulan daerah perlu terus ditingkatkan kualitas dan daya saingnya agar mampu tampil sebagai representasi terbaik Kota Bandung di kancah nasional.

Langkah Strategis Menjaga Keberlanjutan Ekonomi Kreatif

Dua festival ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah kota dalam promote dan memperkuat daya saing produk unggulan daerah. Melalui berbagai inisiatif, including perlindungan HKI untuk brand festival dan dukungan penuh terhadap pelaku UMKM, Kota Bandung menunjukkan arah yang jelas dalam membangun ekonomi kreatifnya.

Ke depan, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mengangkat potensi ekonomi kreatif Kota Bandung agar semakin kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.