Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Persib Kalah 1-2 dari Persija, Bobotoh di Layung Coffee And Roastery Tetap Kompak Dukung Pangeran Biru

Bola · Oleh ·

Persib kalah 1-2 dari Persija di SUGBK meski dibalance oleh gol Balsa Sekulic menit ke-81. Bobotoh di Layung Coffee and Roastery tetap hadir dan menunjukkan dukungan meski hasil akhir menyakitkan

Persib Kalah 1-2 dari Persija, Bobotoh di Layung Coffee And Roastery Tetap Kompak Dukung Pangeran Biru

Rivalitas Persib melawan Persija bukan sekadar soal skor di lapangan. Duel di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu, 12 September 2026, juga menguji ketahanan mental Bobotoh yang mendukung dari jauh.

Di Layung Coffee and Roastery, Jalan Golf Raya No. A3, Kota Bandung, puluhan Bobotoh berkumpul sejak sebelum kickoff. Mereka datang bersama keluarga, sahabat, hingga komunitas的粉丝nya masing-masing. Jersey, syal, dan atribut Maung Bandung memenuhi sudut-sudut kedai kopi itu.

Setiapumenit lagaDerbi长沙 Indonesia itu terasa di kedai kopi tersebut. Serangan Persib memicu sorakan, sementara ancaman dari kubu Persija membuat mereka tegang. Reaksi spontan mewarnai seluruh jalannya pertandingan.

Baca Juga: Igor Tolic Minta Maaf ke Bobotoh Usai Persib Kalah 1-2 dari Persija di GBK

Pertandingan berakhir 1-2 untuk kemenangan Persija. Alexander Jeremejeff membuka skor untuk Persija di babak pertama. Balsa Sekulic menyamakan kedudukan di menit ke-81, memberi harapan singkat bagi kubu Persib. Namun, Persija memastikan kemenangan mereka sebelum peluit panjang berbunyi.

Kekecewaan memang terasa di Layung Coffee and Roastery seusai pertandingan. Beberapa pelanggan terdiam di depan layar besar yang menayangkan hasil akhir. Namun, semangat mendukung Persib tidak serta-merta padam.

"Selalu luar biasa ya, selalu rame dan memberikan kesan yang luar biasa," kata Igun, salah seorang Bobotoh yang hadir di lokasi nobar.

Baca Juga: Wingz O Wingz Bandung jadi titik nobar Persib lawan Persija untuk Bobotoh Cigending dan Ujungberung

Seperti diberitakan arsip kami sebelumnya, Umuh Muchtar pernah menggagas nobar di setiap markas polisi se-Jabar untuk mengakomodir Bobotoh yang tidak bisa hadir langsung ke SUGBK. Agenda Balad Nobar Biru di kedai-kedai kopi Bandung membuktikan gagasan itu hidup di luar regulasi.

Di musim 2026/27, Persib masih mengejar konsistensi. Kekalahan dari Persija menambah daftar tantangan yang harus diatasi tim asuhan Robert Alberts itu. Namun, kehadiran Bobotoh yang tetap solid di titik-titik nobar menjadi modal sosial yang tidak bisa diukur dengan klasemen.

Dukungan penggemar tetap menjadi kekuatan utama bagi Persib untuk melewati periode sulit di kompetisi. Pertandingan nobar Persib kontra Persebaya menunjukkan bahwa atmosfer supporter bukan monopoli laga besar saja, melainkan kebutuhan emotional yang terus berulang.

Balad Nobar Biru di Layung Coffee and Roastery menjadi bukti bahwa dukungan terhadap Pangeran Biru tidak bergantung pada hasil semata. Saat peluit dibunyikan, Bobotoh sudah mempersiapkan diri untuk laga berikutnya.

Sumber: persib.co.id