Persib Bersiap Jalani Tujuh Laga dalam 20 Hari, Rotasi Pemain Jadi Strategi Utama
Persib harus menjalani tujuh laga dalam 20 hari sepanjang Oktober 2026 di tiga kompetisi berbeda, menjadikan rotasi pemain sebagai strategi utama.

Skuad Persib Bandung memasuki periode paling menuntut sepanjang musim ini. Dalam kurun waktu sekitar 20 hari sepanjang Oktober 2026, Pangeran Biru dijadwalkan bermain tujuh kali sekaligus menanggung beban tiga kompetisi berbeda.
Informasi dari situs resmi Persib menyebut ritme pertandingan yang begitu padat bakal menguji kedalaman skuad. Jeda antarpertandingannya hanya tiga hingga empat hari, jauh lebih singkat dari waktu pemulihan ideal bagi pemain profesional.
Asisten pelatih Karlo Reinholz mengakui periode ini menjadi ujian sesungguhnya bagi tim. Pengalamannya menangani skuad yang menjalani tiga pertandingan dalam satu pekan pernah berlalu tanpa pemain cedera, tapi konteksnya kini berbeda karena rentetan laga Oktober membentang jauh lebih panjang.
Baca Juga: Marc Klok Sebut Periode 10 Laga dalam 30 Hari Ujian bagi Fisik dan Mental Skuad PERSIB
"Sekarang kita memasuki periode jadwal pertandingan yang sangat padat. Bulan Oktober ini bisa dikatakan sebagai ujian pertama bagi kami, di mana kami akan bertanding setiap tiga atau empat hari sekali," kata Reinholz.
Reinholz menjelaskan tantangan bukan sekadar volume pertandingan. Tim harus beradaptasi dengan gaya permainan lawan yang berbeda di setiap kompetisi, ditambah faktor perjalanan ke negara tujuan serta perubahan cuaca yang berpotensi memengaruhi performa.
Seperti disampaikanlaman resmi Persib, rotasi pemain menjadi opsi utama yang disiapkan tim pelatih. Strategi ini bukan hanya soal menjaga kebugaran, tapi juga memastikan ada pemain dalam kondisi optimal ketika pertandingan harus dimainkan.
"Kami berusaha mempersiapkan tim untuk menghadapi semua aspek ini. Tentu saja mereka akan siap bertanding. Kami juga memiliki beberapa pilihan untuk melakukan rotasi pemain," terang Reinholz.
Kedalaman skuad bakal diuji karena tiga kompetisi membutuhkan pendekatan berbeda. Persib Bandung Angkat Dua Pelatih asal Kroasia, Siapkan Strategi Hadapi Quadruple Competition menunjukkan bahwa klub sudah mengantisipasi beban ini sejak awal, termasuk dengan memperbesar staf pelatih untuk menopang persiapan.
Beberapa pemain yang sebelumnya absen akibat cedera mulai menunjukkan perkembangan dalam proses pemulihan. Igor Tolic genapi 49 tahun di tengah persiapan padat Oktober mengisyaratkan bahwa pemain senior tetap menjadi bagian integral skuad meski usia dan intensitas latihan menjadi perhatian tersendiri.
Kembalinya sejumlah pemain tersebut memberi ruang bagi pelatih mengatur komposisi skuad lebih fleksibel. Terutama ketika jeda antarpertandingan hanya seumur jaga, memiliki lebih banyak opsi berarti tekanan pada sebelas pemain utama bisa tersebar lebih merata.
Reinholz menyebut tim juga sudah mulai memetakan tantangan November dan Desember. Ia optimistis seiring kompetisi berjalan, para pemain akan makin terbiasa dengan ritme padat ini.
"Secara umum, kami memiliki basis yang baik untuk terus berkembang, dan kami berharap hasil pertandingannya juga akan memuaskan," tutup Reinholz.
Sumber: persib.co.id