Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Pemain PERSIB dan Teh Pucuk Harum Bagikan Takjil di Dago Saat Ramadhan

Bola · Oleh Aditya Pratama ·

Kolaborasi PERSIB dan Teh Pucuk Harum menggelar aksi berbagi takjil di Simpang Dago-Cikapayang saat Ramadhan, dengan kehadiran pemain Teja Paku Alam dan Adam Alis.

Pemain PERSIB dan Teh Pucuk Harum Bagikan Takjil di Dago Saat Ramadhan

Suasana Unik di Kemacetan Simpang Dago-Cikapayang Saat Ramadhan

Pada Jumat, 6 Maret 2025, kawasan Simpang Dago-Cikapayang terasa berbeda dari biasanya saat menjelang waktu maghrib di bulan Ramadhan 1447 Hijriah. Arus kendaraan yang biasanya padat saat bulan Ramadhan tampak bergerak pelan, namun pemandangan yang muncul di tengah kemacetan itu jauh dari rutinitas: dua pemain PERSIB, Teja Paku Alam dan Adam Alis, berdiri di tepi jalan sambil menyapa pengendara sambil membagikan takjil.

Aksi ini merupakan bagian dari aktivasi Ramadan bertajuk Nunggu Beduk Bareng Pucuk, kolaborasi antara PERSIB dan mitranya, Teh Pucuk Harum. Aktivasi ini dirancang untuk memberikan pengalaman menyenangkan bagi masyarakat yang terjebak kemacetan saat menunggu waktu berbuka puasa.

Pertunjukan Perkusi yang Mencuri Perhatian

Sebelum para pemain mulai membagikan takjil, Pasukan Beduk Pucuk membawakan pertunjukan perkusi energik di titik lampu merah Dago. Dentuman ritme yang rancak berhasil memecah kejenuhan pengendara yang terjebak dalam kemacetan. Banyak pengendara yang membuka kaca mobil, sebagian lainnya mengangkat ponsel untuk mengabadikan momen tak biasa itu.

Suara beduk dan irama perkusi tidak hanya menarik perhatian pengendara, tetapi juga menciptakan suasana ceria di tengah suasana yang biasanya tegang akibat kemacetan menjelang berbuka puasa.

Interaksi Langsung antara Pemain dan Warga Bandung

Teja Paku Alam dan Adam Alis kemudian berjalan dari satu kendaraan ke kendaraan lainnya, membawa botol Teh Pucuk Harum yang siap dibagikan kepada Bobotoh dan masyarakat yang masih berada di perjalanan. Kedua pemain ini tidak hanya membagikan minuman, tetapi juga menyapa dan berinteraksi langsung dengan para pengendara.

Dalam wawancara dengan awak media, Teja Paku Alam mengungkapkan kegembiraannya bisa berinteraksi langsung dengan warga Bandung di momen Ramadhan:

"Senang sekali bisa berinteraksi langsung dengan warga Bandung di momen Ramadhan ini. Kami tahu banyak yang masih di jalan saat jam berbuka. Semoga kehadiran kami dan kesegaran Teh Pucuk Harum bisa menjadi teman berbuka yang menyenangkan buat mereka."

Sementara itu, Adam Alis mengaku ini adalah pengalaman pertamanya berbagi takjil di tengah kemacetan. Ia merasa pengalaman ini sangat menyenangkan dan berkesan:

"Seru-seru. Ketemu banyak Bobotoh juga tadi. Sekalian menunggu buka puasa juga, dan pastinya berbuka dengan yang manis, Teh Pucuk Harum."

Tujuan di Balik Kolaborasi Ini

Aktivasi ini sengaja disasar ke kawasan dengan mobilitas tinggi seperti Dago untuk mengangkat realita masyarakat kota besar yang sering terjebak kemacetan saat azan Maghrib berkumandang. Teh Pucuk Harum hadir sebagai solusi praktis untuk membatalkan puasa dengan kesegaran yang pas, tanpa perlu menyiapkan makanan rumit.

Kolaborasi ini juga mempertegas posisi PERSIB sebagai klub yang tidak hanya besar di dalam stadion, tetapi juga dekat dengan keseharian masyarakatnya. Melalui kampanye Abis Beduk Teguk Pucuk, Teh Pucuk Harum dan PERSIB ingin memastikan setiap momen menunggu berbuka puasa menjadi lebih bermakna dan segar, terutama bagi mereka yang harus menghabiskan waktu di perjalanan saat bulan Ramadhan.

Kesimpulan

Aksi berbagi takjil antara PERSIB dan Teh Pucuk Harum di Simpang Dago-Cikapayang berhasil menciptakan momen berharga bagi masyarakat Bandung di tengah kemacetan Ramadhan. Kombinasi antara pertunjukan perkusi, interaksi langsung dengan pemain terkenal, dan penyediaan minuman segar berhasil mengubah suasana tegang kemacetan menjadi suasana ceria dan penuh kebahagiaan. Aktivasi ini juga menunjukkan bagaimana kolaborasi antara klub olahraga dan brand lokal dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama di momen suci Ramadhan.