Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Mahdine Sumanda Raih Pemain Terbaik Piala Soeratin U15 2026 Usai Cetak Dua Gol Penalti saat Persib U15 Kalahkan Bali United 3-0

Bola · Oleh ·

Mahdine Sumanda jadi Pemain Terbaik Piala Soeratin U15 2026 dan cetak dua gol penalti saat Persib U15 menumbangkan Bali United 3-0 di final di IKN

Mahdine Sumanda Raih Pemain Terbaik Piala Soeratin U15 2026 Usai Cetak Dua Gol Penalti saat Persib U15 Kalahkan Bali United 3-0

Dua penalti yang menentukan di venue PSSI di IKN

Final Piala Soeratin U15 2026 yang dimainkan di PSSI Training Center, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, berakhir dengan kemenangan Persib U15 atas Bali United 3-0 pada Jumat, 23 Oktober 2026. Gelandang muda Persib itu, Mahdine Sumanda, mencetak gol pembuka lewat eksekusi penalti di menit ke-21 dan gol penutup juga dari titik penalti di menit ke-79.

Gol kedua Persib disumbangkan Willy Maulana Asmita pada menit ke-41. Urutannya membentuk pola yang cukup jelas: Mahdine membuka skor, Willy menambah jarak sebelum turun istirahat, lalu Mahdine menuntaskan di menit ke-79 ketika Bali United sedang mengejar. Dua gol yang diambil dari penalti menunjukkan serangan Persib U15 banyak berakhir di area penalti lawan, bukan dari percobaan jarak jauh. Selisih yang sudah tercipta di paruh pertama memberi ruang bagi Persib untuk mengelola permainan, dan gol menit ke-79 memastikan perlawanan selesai tanpa perlu dikejar sampai detik akhir.

Baca Juga: Persib Kejar Tiga Poin di Pakansari Lawan Garudayaksa dengan Kembalinya Ragnar Oratmangoen dan Beckham Putra Turun Main

Memindahkan final ke kawasan ibu kota baru juga berarti Persib U15 membawa 주장 ke luar Jawa, jauh dari basis 지원 di Bandung Raya. Untuk pemain yang usianya masih 15 tahun dan masih bergantung pada keluarga saat bermain di luar daerah asal, dukungan orang tua jadi bagian dari beban yang harus ditanggung, bukan tambahan yang bisa diabaikan.

Pemain Terbaik di tingkat paling muda

Pen Warehouse ini diumumkan lewat kanal resmi persib.co.id, sama seperti kabar hasil final Persib U15 atas Bali United. Bagi pembaca yang mengikuti kiprah Persib di berbagai tingkat usia, penghargaan individual di level U15 punya nilai tersendiri, karena level ini biasanya jadi tempat klub memetakan pemain menuju tim usia berikutnya. Jarak dari U15 ke tim profesional masih panjang. Bentuk fisik, disiplin posisi, dan konsistensi sepanjang musim adalah hal yang tidak bisa diuji dalam satu laga final.

Baca Juga: Persib Kejar Poin Lawan Garudayaksa di Cibinong, 10 Titik Balad Nobar Biru Buka di Bandung dan Padalarang

Kemenangan di Kalimantan Timur juga menambah hitungan trofi Persib dari cabang usia, bukan dari tim senior. Untuk pembaca Bandung Raya, ini melengkapi gambaran bahwa klub ini tidak berhenti di level senior, tetapi punya jalur perpetually menghasilkan pemain dari kelompok usia yang sama dengan yang jadiprograms Persib di level atas.

Dua orang tua di balik catatan gol

Selain trofi dan penghargaan, Mahdine menyoroti dukungan kedua orang tuanya, Wahyudiono dan Eliya Fatma Harahap. Keterangan resmi klub menyebut keduanya sebagai sumber semangat selama proses dan sebagai penguat langkahnya mengejar cita-cita sebagai pesepakbola. Ia menyampaikanUER:

"Terima kasih banyak atas support yang sudah diberikan oleh papah dan mamah. Support dari mereka adalah salah satu motivasi Mahdine buat semangat dalam bermain,"

Ucapan singkat itu disampaikan lewat kanal resmi persib.co.id.ägerbauer bagi pemain seusia Mahdine, pengalaman bermain di_enviroment yang supportive sering jadi pembeda antara pemain yang bertahan di level berikutnya dan yang tidak.

Pemain U15 umumnya masih duduk di bangku sekolah, sehingga tekanan datang dari dua sisi sekaligus, dari lapangan dan dari kelas. Laporan kami tentang krisis mental mahasiswa yang tersembunyi di balik IPK dan prestasi menunjukkan pola serupa di lingkungan kampus, yaitu成绩 yang terlihat baik di atas kertas tidak selalu identik dengan kondisi yang sehat di belakang layar. Bagi pemain usia 15 tahun seperti Mahdine, lingkungan keluarga yang mendukung appeared sebagai bagian dari beban yang harus ditangani, bukan pelengkap.

Catatan untuk pembaca Bandung Raya: trofi dan penghargaan individual di level U15 punya umur pendek, karena komposisi skuat usia berikutnya berubah cepat akibat faktor fisik dan rekrutmen baru. Yang perlu dipantau ke depan adalah apakah pemain seperti Mahdine mendapat porsi minutes yang benar-benar Playing di tingkat yang lebih tinggi. Keterangan resmi yang dipublikasikan di persib.co.id belum menyertakan angka soal itu.

Sumber: persib.co.id