Danijel Loncar Berpotensi Debut Saat Persib Jumpa Sabah FC di Dewata Challenge Series
Loncar berpotensi debut saat Persib jumpa Sabah FC malam ini di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Igor Tolic meng保留 formasi tiga bek yang sudah menang 3-0 atas tim Malaysia pekan lalu

Igor Tolic mempertahankan formasi tiga bek saat Persib menghadapi Sabah FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu malam. Duo Patricio Matricardi dan Gabriel Mutombo kembali dipasang sebagai bek tengah, mengapit Teja Paku Alam di bawah mistar.
Formasi ini sudah membawa Persib menang 3-0 atas Sabah FC dalam pertemuan pertama di seri ini, juga saat menundukkan Madura United 5-0. Tolic belum berubah karena rezim ini menunjukkan hasil konsisten di awal Dewata Challenge Series.
Kedatangan Loncar memberi Tolic pilihan berbeda. Bek Kroasia berusia 26 tahun ini tinggi 188 sentimeter, melampaui tinggi Matricardi dan Mutombo yang masing-masing 184 sentimeter dan 183 sentimeter. Variabel itu penting kalau Persib nanti menghadapi lawan dengan skema bola udara.
Baca Juga: Marc Klok Tekankan Fokus Bangun Tim Bukan Cuma Menang Usai Persib Libas Sabah FC 3-0
Pertandingan ini lebih dari sekadar tes. Seperti ditunjukkan artikel tentang pengenalan Danijel Loncar sebelumnya, pemain baru ini datang bersama kampanye donasi untuk penyintas kanker. Kontrak dua tahun menanti dia di Bandung, tapi malam ini jadi evaluasi pertama soal apakah dia cukup siap untuk menu.
Pemain seperti Marc Klok dan Beckham Putra Nugraha juga duduk di bench. Keduanya baru menyelesaikan tugas bersama Tim Nasional Indonesia, jadi menit bermain mereka belum tentu penuh. Tolic punya tiga belas pemain pengganti yang bisa dimaksimalkan untuk mengetes kedalaman skuad.
Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen justru tidak dibawa ke stadion. Saddil Ramdani juga tidak turun. Ketiganya berjarak dari skuad utama karena alasan terpisah.
Susunan pemain pengganti menunjukkan kedalaman skuad yang tersedia. Para penggemar bisa mengharapkan variasi formasi yang berbeda dari apa yang sudah ditunjukkan di dua pertandingan sebelumnya. Mulai dari lini tengah yang lebih dinamis hingga opsi serangan yang lebih cepat, semuanya bisa terjadi jika Tolic memilih untuk merotasi pemain.