Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Analisis: Alasan Bojan Hodak Beri Libur Sepekan ke PERSIB

Bola · Oleh Aditya Pratama ·

Pelatih PERSIB Bojan Hodak memberikan libur sepekan kepada pemain setelah laga pekan ke-21 Liga 1 2025/26, mengutip kelelahan akibat kompetisi padat sebagai alasan utama.

Analisis: Alasan Bojan Hodak Beri Libur Sepekan ke PERSIB

Pada 15 Maret 2026, PERSIB Bandung mengakhiri laga tunda pekan ke-21 Liga 1 Indonesia 2025/26 dengan mengunjungi Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda. Setelah pertandingan berakhir, pelatih kepala Bojan Hodak mengumumkan kebijakan libur sepekan untuk seluruh timnya, memberikan jeda panjang sebelum memasuki fase krusial akhir musim liga.

Jadwal Libur dan Kembali ke Sesi Latihan

Seluruh pemain PERSIB termasuk Marc Klok akan memulai libur segera setelah pertandingan di Samarinda. Mereka dijadwalkan kembali berkumpul dan menjalani sesi latihan formal pada 25 Maret 2026. Jeda kompetisi ini tidak hanya bertepatan dengan Hari Raya Idulfitri 1447 H, tetapi juga mencakup periode FIFA Series bulan Maret 2026, di mana tidak ada pertandingan liga domestik.

Alasan Utama Pemberian Libur

Keputusan pemberian libur sepekan ini diambil berdasarkan pertimbangan kondisi fisik dan mental para pemain, menurut Hodak. Pelatih asal Kroasia tersebut mengakui bahwa intensitas kompetisi yang tinggi dalam beberapa bulan terakhir telah menguras tenaga para pemain.

"Kami memberikan libur selama satu pekan karena liga sedang memasuki masa jeda dan pemain juga butuh rehat. Sebelumnya, meski ada jeda, tapi kami masih tetap bermain di AFC Champions League Two," kata Hodak dalam wawancara usai pertandingan.

Selama musim ini, PERSIB telah menjalani serangkaian pertandingan padat, mulai dari Liga 1 domestik hingga kompetisi AFC Champions League Two. Hal ini membuat para pemain tidak memiliki banyak waktu untuk beristirahat secara optimal, menyebabkan kelelahan yang menumpuk. Hodak menambahkan bahwa tujuan utama libur ini adalah memungkinkan pemain pulih sepenuhnya, baik dari segi fisik maupun mental. Ia ingin para pemain memiliki waktu untuk melupakan sepakbola sebentar, sehingga ketika kembali ke latihan, mereka memiliki semangat dan energi baru.

"Pemain saat ini merasa sangat kelelahan. Jadi mereka perlu waktu untuk libur, mengembalikan kondisi mental dan fisik. Sebentar melupakan sepakbola," tambahnya.

Dampak Libur untuk Performa Akhir Musim

Kebijakan libur sepekan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi performa PERSIB di fase akhir liga. Dengan mendapatkan istirahat yang cukup, pemain diharapkan dapat mengurangi risiko cedera dan meningkatkan konsentrasi dalam setiap pertandingan. Hodak juga menyatakan bahwa ia berharap para pemain dapat kembali dengan kondisi terbaik, siap menghadapi serangkaian pertandingan penting di sisa musim liga. "Ketika nanti mereka kembali, mereka akan bersiap menghadapi periode akhir liga musim ini," pungkasnya. Bagi para pendukung PERSIB, kebijakan ini tentunya menjadi kabar baik, karena mereka berharap tim dapat tampil optimal di fase akhir liga dan meraih posisi terbaik di klasemen akhir musim.